Pembangunan Causeway Pelabuhan Kenyamukan Jalan di Tempat

Progres penyelesaian causeway Pelabuhan Kenyamukan Sangatta, hingga kini masih jalan di tempat.

Pembangunan Causeway Pelabuhan Kenyamukan Jalan di Tempat
TRIBUN KALTIM/MARGARET SARITA
Causeway yang hingga kini menunggu penyelesaian dari Kementerian Perhubungan. 

Laporan wartawan Tribun Kaltim, Margaret Sarita

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Progres penyelesaian causeway Pelabuhan Kenyamukan Sangatta, hingga kini masih jalan di tempat.

Pekerjaan yang merupakan tanggung jawab pemerintah pusat tersebut, dikabarkan masih harus melalui berbagai tahap untuk mulai dikerjakan.

Kepala Bidang Perhubungan Laut Dinas Perhubungan Kutim, Fauzi mengatakan hingga saat ini Kementerian Perhubungan masih menunggu proses serah terima aset atau hasil audit pekerjaan jalur causeway sebelumnya, yang juga dikerjakan oleh pihak Kementerian Perhubungan.

"Penyelesaian pekerjaan jalur causeway merupakan tanggung jawab pemerintah pusat. Saat ini proses lelangnya belum dilaksanakan karena masih menunggu serah terima pekerjaan sebelumnya," ujar Fauzie.

Kementerian Perhubungan, kata Fauzie, sudah memastikan jika pekerjaan penyelesaian jalur causeway pada Pelabuhan Kenyamukan Sangatta merupakan tanggung jawab pemerintah pusat dan akan dibiayai APBN.

"Hanya saja, proses lelang pekerjaan jalur causeway belum bisa dilaksanakan, karena pusat masih menunggu hasil laporan dan sekaligus serah terima aset pekerjaan pembangunan jalur causeway saat ini," ungkap Fauzie.

Baca: Tak Hanya untuk Bulan Puasa, Stok Beras di Berau Cukup Sampai 6 Bulan Mendatang

Setelah proses serah terima aset dilaksanakan, menurut Fauzie, barulah rangkaian pekerjaan penyelesaian jalur causeway pelabuhan Kenyamukan.

Sementara untuk pembangunan sisi darat yang dibiayai melalui anggaran multiyears Pemerintah Kutim sudah menyelesaikan tahapan lelang grand design dan tinggal melaksanakan pekerjaan pembangunan di lapangan.

Seperti diketahui, Pelabuhan Kenyamukan merupakan impian masyarakat Kutai Timur akan sebuah pelabuhan umum yang dapat melayani transportasi orang maupun barang melalui jalur laut.

Baca: Indikasi Teroris di Kaltim-Kaltara, Pengamanan Bandara Kalimarau Diperketat

Karena selama ini untuk transportasi laut, masyarakat Kutim harus ke Kota Bontang atau Kota Samarinda.

Pelabuhan Kenyamukan juga terpilih sebagai salah satu pelabuhan jalur tol delapan yang menjadi program pemerintah pusat yang ditargetkan rampung tahun 2016 lalu. (*)

Penulis: Margaret Sarita
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help