Disangka Masih di Jawa, Jasad Arpani Ditemukan Hangus Terbakar di Sisa Puing Rumahnya

rumahnya yang diamuk si jago merah sekitar pukul 02.00 di Desa Janju, Jalan Provinsi Km 6 poros Tanah Grogot-Kuaro.

Disangka Masih di Jawa, Jasad Arpani Ditemukan Hangus Terbakar di Sisa Puing Rumahnya
Tribun Kaltim/Sarassani
Evakuasi jasad Arpani korban kebakaran di Km 6 Desa Janju Kecamatan Tanah Grogot oleh jajaran Polres Paser dan BPBD Paser, Rabu (23/5/2018) 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Arpani (54), Rabu (23/5/2018), sekitar pukul 08.00 WITA, ditemukan tewas dalam kondisi hangus terbakar bersama puing-puing rumahnya yang diamuk si jago merah sekitar pukul 02.00 di Desa Janju, Jalan Provinsi Km 6 poros Tanah Grogot-Kuaro.

Evakuasi jasad korban yang dilakukan jajaran Polres Paser dan Badan Penganggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Paser ini disaksikan pihak keluarga korban, salah satunya Ardiansyah (40). “Almarhum saudara sepupu saya, kita tidak tahu dia di rumah,” kata Ardiansyah.

Musibah kebakaran yang terjadi pukul 02.00 itu menurut Ardiansyah, menghanguskan 3 unit rumah dan 2 unit rumah rusak dampak kebakaran. Api berawal dari rumah Arfani, kemudian merembet ke rumah Samsudin (alm) dan rumah Hairudin (49).

Baca: Sering Sakit? Gunakan Momen Puasa untuk Buang Racun dalam Tubuh. . .

Semua korban kebakaran masih terkait hubungan keluarga.

“Saat kejadian kita mengira Arpani masih di Jawa, mendampingi istrinya menengok keluarga disana. Dan kebetulan dia dapat cuti kerja di PT Bagaskara,” ucapnya.

Ternyata rumah tidak dalam keadaan kosong, lanjut Ardiansyah, Arpani sudah berada di rumah, jasadnya secara tidak sengaja ditemukan oleh salah satu keluarga, saat membantu membersihkan bekas kebakaran di rumah Arpani.

Baca: Kapolri Minta kepada Panglima TNI agar Kopassus Turun Gunung Berantas Terorisme

Bagaimana Arpani sampai di rumahnya? Ardiansyah mengatakan Arsan yang paling banyak tahu hal itu. “Arsan yang menjemput Arpani di SP, sepulang Arpani dari Jawa.

Dia juga yang mengantar Arpani menengok cucunya di rumah sakit, kemudian mengatar pulang kesini,” tuturnya.

Sebelum kejadian rumah Arpani dalam kondisi gelap karena voucher listriknya habis, waktu sudah larut malam. Mungkin karena terlalu lelah, Arfani ketiduran dan menghidupkan sesuatu yang menyebabkan kebakaran.

Baca: Kapolri Minta kepada Panglima TNI agar Kopassus Turun Gunung Berantas Terorisme

“Baru pulang dari Jawa, itu tas berisi pakaiannya yang dijadikan almarhum sebagai bantal untuk tidur. Mungkin menyalakan lilin, obat nyamuk atau lupa mematikan rokok, kita tidak tahu juga. Iya, Ratna (45) kaget rumahnya terbakar, pukul 05.00 dia meninggal di rumah sakit,” tambahnya.

Di lokasi yang sama, Kapolsek Tanah Grogot AKP Nur Asikin mengatakan selesai salat Subuh kembali ke lokasi kebakaran.

“Kita tanya tetangga sekaligus keluarganya, Arpani belum pulang, masih di Jawa. Kita coba telepon tetap tidak bisa, ternyata memang sudah meninggal dunia,” kata Nur Asikin.

Sementara itu, Kapolres Paser AKBP Roy Satya Putra melalui Kasat Reskrim AKP Bambang Herdiyanto mengatakan musibah kebakaran pukul 02.00 mengakibatkan tiga rumah hangus terbakar dan satu orang korban meninggal dunia, sedangkan satu orang lagi korban secara tidak langsung.

Baca: Tergiur Harga Murah Saat Beli Mobil Bekas? Tunggu Dulu, Perhatikan Hal Ini

Untuk diketahui, upaya pemadaman dilakukan tim gabungan. Seperti BPBD, PMK, Polres, Kodim 0904/Tng, Manggala Agni, Balakar dan Tagana bersama warga setempat.

Penulis: Sarassani
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help