Ke Daerah Pedalaman Ini malah Lebih Murah Naik Pesawat

Menggunakan jalur lain selain jalur udara, masyarakat Bahau Hulu bisa menghabiskan dana sebesar Rp 4,5 juta sekali berangkat.

Ke Daerah Pedalaman Ini malah Lebih Murah Naik Pesawat
TRIBUNKALTIM/PURNOMO SUSANTO
Menggunakan long boat maupun ketinting ke daerah perbatasan dan pedalaman. 

MALINAU, TRIBUN - Menggunakan jalur lain selain jalur udara, masyarakat Bahau Hulu di Kabupaten Malinau, Kalimanta Utara bisa menghabiskan dana sebesar Rp 4,5 juta sekali berangkat.

Dengan total biaya perjalanan perorang tersebut, dinyatakan tokoh pemuda Bahau Hulu, Roni Manan, sangat memberatkan masyarakat. Sebab, biaya ini sangat jauh berbeda saat masyarakat menggunakan jalur udara.

"Kalau jalur udara, paling mahal masyarakat hanya membayar Rp 1,2 juta saja. Kalau menggunakan jalur lain, bisa habis Rp 4,5 juta sekali berangkat. Itu belum termasuk biaya nginap dan biaya makan dalam perjalanan. Sebab, kalau menggunakan jalur lain masyarakat harus menginap dan biaya makan diperjalanan. Kalau naik pesawat, tidak harus mengeluarkan biaya itu," paparnya.

Dibeberkan Roni, menggunakan jalur lain selain jalur udara masyarakat harus menggunakan dua moda transportasi, yakni transportasi darat dan sungai. Untuk sampai ke Bahau Hulu menggunakan jalur lain, dijelaskan Roni, seseorang harus menuju Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan terlebih dahulu. Kemudian, melanjutkan perjalanan menggunakan jalur sungai.

"Rute untuk ke Bahau Hulu dari Malinau menggunakan jalur lain, kita harus naik mobil travel ke Tanjung Selor dengan biaya Rp 250 ribu. Kemudian, kita naik long boat Tanjung Selor-Pujungan perorang membayar Rp 800 ribu. Lalu, dari Pujungan-Bahau Hulu menyewa ketinting dengan membayar uang senilai Rp 3,5 juta. Wajar perjalanan sungai itu mahal, sebab selain jauh jalur sungai juga sangat sulit. Belum lagi keluar biaya makan," jelasnya. (ink)

Penulis: tribunkaltim
Editor: Adhinata Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help