Kabar Gembira, Insentif Ketua RT, Mubalig dan Imam Masjid di Bontang Naik

Kabar gembira bagi Ketua RT di Bontang. Walikota Bontang Neni Moerniaeni berjanji akan menaikkan insentif bagi 500-an Ketua RT

Kabar Gembira, Insentif Ketua RT, Mubalig dan Imam Masjid di Bontang Naik
TRIBUN KALTIM / AMANDA LIONY
Walikota Bontang, Neni Moerniaeni. 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Kabar gembira bagi Ketua RT se Kota Bontang. Walikota Bontang Neni Moerniaeni berjanji akan menaikkan insentif bagi 500-an Ketua RT yang saat ini dipatok Rp 750 ribu per bulan.

Rencana kenaikan insentif Ketua RT tersebut disampaikan Neni saat silaturahim dan dialog dengan ratusan Ketua RT, mubalig, imam masjid dan tokoh masyarakat di Bontang. "Saya sudah minta supaya segera dihitung besaran kenaikan insentif bagi seluruh Ketua RT sesuai kemampuan APBD," ujar Walikota Neni.

Menurut Neni, tambahan insentif bagi Ketua RT sudah semestinya dilakukan mengingat tanggung jawab dan beban kerja Ketua RT cukup besar. Ketua RT merupakan perpanjangan tangan pemerintah yang bersentuhan langsung dengan persoalan warga.

Baca: Peraih UNBK Tertinggi di Kukar, Siswa dari SMP Kecamatan Pesisir

Para Ketua RT juga merupakan orang yang dipercaya oleh warga karena dipilih melalui mekanisme pemilihan langsung. "Sudah menjadi kewajiban pemerintah memperhatikan kesejahteraan Ketua RT, melalui peningkatan kesejahteraan," katanya.

Dikemukakan, tanggung jawab Ketua RT tidak menyangkut administrasi, tapi juga seluruh urusan sosial kemasyarakatan. Termasuk menangani kenakalan remaja seperti anak ngelem, penyalahgunaan Narkoba, judi dan penyakit masyarakat lainnya.

"Harapan saya Ketua RT bisa pro aktif menangani persoalan anak ngelem yang marak di kalangan anak-anak dan remaja," paparnya.

Selain diminta mengawasi lingkungan RT dari penyalahgunaan lem dan narkoba, mantan Ketua DPRD Bontang ini meminta agar Ketua RT bertanggung jawab melaporkan jika ada warga miskin di lingkungan yang kesulitan memenuhi kebutuhan pokok seperti pendidikan dan kesehatan.

Baca: Anak Usia 5,6 Tahun Bisa Ikut PPDB SD Asalkan Punya Kecerdasan Istimewa

"Saya ingatkan, jangan sampai ada kasus anak gizi buruk yang tidak terdata dan Ketua RT setempat tidak tahu," bebernya.

Neni menambahkan, selain menaikkan insentif Ketua RT, pemkot juga sudah memberikan tambahan insentif kepada kepada para mubalig, guru mengaji, ustad, pendeta dan pemuka agama lainnya.

Sebelumnya insentif para pemuka agama ini ditetapkan Rp 300.000 perbulan. Namun seiring dengan membaiknya APBD, besaran insentif tersebut secara berkala dinaikkan jadi Rp 500.000 per bulan, dan akan kembali mengalami penambahan menjadi Rp750.000 per bulan, bulan ini.

Baca: Kebakaran Kompleks Ramayana Balikpapan, Warga Dengar Bunyi Ledakan

"Karena gaji para guru mengaji, ustaz, pendeta, dan pemuka agama lainnya sudah dinaikkan, maka insentif RT juga harusnya dinaikkan ya," pungkas Neni. (*)

Penulis: Udin Dohang
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help