Bahan Pangan Mulai Naik, Pedagang Keluhkan Sepi Pembeli

Pun untuk kebutuhan sembilan bahan pokok, masih terlihat sepi pembeli. Sementara harga-harga sudah mulai merangkak naik.

Bahan Pangan Mulai Naik, Pedagang Keluhkan Sepi Pembeli
TRIBUN KALTIM / MARGARET SARITA
Pedagang di Pasar Induk Sangatta 

Laporan Wartawan TribunKaltim.co, Margaret Sarita

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA – Lebaran sudah di depan mata. Pasar yang seharusnya ramai, belum menunjukkan geliatnya.

Pun untuk kebutuhan sembilan bahan pokok, masih terlihat sepi pembeli. Sementara harga-harga sudah mulai merangkak naik.

Di Pasar Induk Sangatta, harga daun bawang sudah naik dua kali lipat dalam pekan terakhir. Dari Rp 20.000 menjadi Rp 40.000 per Kg.

Begitu juga dengan wortel dan kentang yang merupakan produk pangan kiriman dari Pulau Jawa.

“Biasa ini. Terlambat datang. Katanya, kapal terlambat. Sempat kosong stok di pasar, naiklah harganya. Nggak tahu juga kalau ada permainan pasar,” ungkap Uci, salah satu pedagang sayur.

Kalau dari tengkulak  yang membagikan daun bawang, menurut Uci, tidak naik harganya.

Namun, karena sampai saat ini belum ada pasokan dan terjadi kekosongan, jadinya naik.

Selain itu, kenaikan harga bahan pangan juga terjadi pada komoditas tomat dan cabe. Meski masih di angka antara Rp 2.000 hingga Rp 5.000 per Kg, namun cukup memberatkan para pedagang. Karena kenaikan harga membuat pembeli jadi sepi.

Baca juga:

Halaman
12
Penulis: Margaret Sarita
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help