Jaga Gengsi, Suzuki Tolak Ertiga Jadi Taksi

Suzuki Indomobil Sales (SIS) menolak All-New Ertiga dijadikan taksi berpelat kuning.

Jaga Gengsi, Suzuki Tolak Ertiga Jadi Taksi
Kompas.com/Setyo Adi
Lauching All New Ertiga 2018 di IIMS 2018, Kamis (19/4/2018). 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Suzuki Indomobil Sales (SIS) menolak All-New Ertiga dijadikan taksi berpelat kuning. Direktur Pemasaran SIS Donny Saputra menjelaskan, Ertiga terbaru memang tidak dikembangkan untuk menjadi kendaraan niaga.

Menurut Donny, spesifikasi model generasi kedua Ertiga ditujukan untuk ritel atau langsung digunakan konsumen. Konsep Ertiga sebagai kendaraan keluarga, penggunaannya dikatakan berbeda dengan operasional taksi.

"Jadi kalau kami, menurut Suzuki, pada saat kami membuat produk untuk jadi taksi, lebih banyak negatifnya," ucap Donny, di Jakarta, Senin (28/5/2018).

Baca: Ingin Seperti Singapura, Balikpapan Butuh 8 Mobil Penyedot Debu

Donny mengatakan Ertiga adalah model yang kebanyakan dibeli pembeli mobil pertama. Konsumen itu membeli mobil bukan hanya karena fungsi tapi juga kebanggaan, citra, dan simbol status sosial.

Dikhawatirkan, tiga hal terakhr itu bakal turun kalau Ertiga berseragam perusahaan taksi beredar dengan unit konsumen di jalanan.

Soal anggapan model dijadikan taksi merupakan pembuktian ketahanan pemakaian, Donny mengatakan ada banyak cara untuk mengetahui itu. Misalnya, dijadikan fleet kendaraan perusahaan.

Baca: Resmi Dirilis, Ini Daftar Harga All New Suzuki Ertiga, Paling Mahal Dibanderol Rp 238,5 Juta!

Pada intinya, SIS tidak mau menjual Ertiga menjadi taksi pelat kuning yang dibeli tanpa Pajak Pertambahan Nilai atas Barang Mewah (PPnBM). Biasanya pembelian seperti itu dari perusahaan taksi dalam jumlah besar. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jaga Gengsi, Suzuki Tolak Ertiga Jadi Taksi", https://otomotif.kompas.com/read/2018/05/30/082400215/jaga-gengsi-suzuki-tolak-ertiga-jadi-ta ksi.

Editor: Sumarsono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help