Ada Ormas Dukung Paslon di Pilkada PPU, Begini Respon Kapolda Kaltim

Penekanan jenderal bintang 2 tersebut tak lain sola kerawanan timbulnya potensi konflik sosial.

Ada Ormas Dukung Paslon di Pilkada PPU, Begini Respon Kapolda Kaltim
Tribun Kaltim/M Fachri Ramadhani
Kapolda Kaltim, Irjen Pol Priyo Widyanto 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Muhammad Fachri Ramadhani

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Penajam Paser Utara jadi satu-satunya Kabupaten di Kaltim yang menyelenggarakan Pemilukada pada tahun 2018. Sebab itu atensi penuh diberikan Kapolda Kaltim Irjen Pol Priyo Widyanto kepada Polres PPU untuk menjaga stabilitas keamanan wilayahnya.

Penekanan jenderal bintang 2 tersebut tak lain sola kerawanan timbulnya potensi konflik sosial. Terutama antar sesama pendukung maupun simpatisan pasangan calon yang bertarung.

Priyo menggaris bawahi soal adanya dukungan ormas (organisasi masyarakat) kepada salah satu pasangan calon. Usai mendengar paparan dari Kapolres PPU, AKBP Sabil Umar.

Baca: Atas Alasan Sains, Jepang Bantai Ratusan Paus Bahkan yang Sedang Hamil dan Masih Bayi

Menurut Priyo, adanya dukungan ormas kepada paslon tertentu bisa jadi kerawanan dalam penyelenggaraan Pemilukada.

"Di sini (PPU) kata Kapolres tadi ada Paslon didukung ormas. Itu rawan. Padahal di timgkat provinsi saya belum ada dengar," katanya.

Menyimak hal itu, Priyo menekankan jajarannya untuk melakukan langkah-langkah antisipatif, agar potensi konflik bisa diredam. Mengutip kata Kapolri, Priyo menyebut pucuk pimpinan Polri itu bila diminta, lebih memilih 10 kasus curanmor terjadi daripada 1 konflik sosial yang pecah di daerah.

Baca: Gelar Buka Puasa Bersama, Isran Noor Tolak Acungkan Tiga Jari

"Tadi laporan Kapolres kerawanan sudah dimapping, kalau begitu sudah bisa di antisipasi. Segera disikapi dengan melakukan upaya antisipasi. Harus diambil langkah," serunya.

Untuk diektahui dari data yang dihimpun, Daftar Pemilih Tetap (DPT) di wilayah PPU berjumlah 118.579 Pemilih dengan 340 TPS.

Ada 3 pasangan calon yang ikut serta dalam kontestasi politik, di antaranya Abdul Gofur - Ir H Hamdan diusung Partai Demokrat, PKS dan Partai Nasional Demokrat, pasangan H. Andi Harahap - Fadli Imawan diusung Partai Golkar dan Partai PDIP, Mustaqim - Sofyan Noor ST diusung PBB, PKB dan Partai Gerindra. 

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved