Volume Meningkat, Petugas Kebersihan Angkut Sampah 4 Kali Sehari

Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, selama bulan Ramadan, produksi sampah rumah tangga dan sampah pada umumnya mengalami peningkatan

Volume Meningkat, Petugas Kebersihan Angkut Sampah 4 Kali Sehari
Tribun Kaltim/Geafyr Necolsen
Selama bulan puasa, volume sampah mengalami peningkatan. Selain sampah dari kalangan rumah tangga, peningkatan volume sampah ini diyakini karena maraknya pedagang musiman selama bulan Ramadan 

TRIBUNKALTIM.CO – Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, selama bulan Ramadan, produksi sampah rumah tangga dan sampah pada umumnya mengalami peningkatan hingga 25 persen.

Selain karena pola konsumsi kalangan rumah tangga, pengingkatan produksi sampah ini juga disebabkan banyaknya pedagang musiman yang berdagang selama bulan puasa. Akibatnya, volume sampah sejumlah Tempat Pembuangan Sampah (TPS) meningkat.

Untuk mengatasi persoalan ini, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau menambah jadwal keliling armada pengangkut sampah. Agar volume sampah tidak menggunung dan dikeluhkan oleh masyarakat.

Baca: Inilah 3 Keunggulan Mi 8 yang Bikin Handphone Xiaomi Produk Sebelumnya Kalah Saing

“Pengalaman tahun lalu memang seperti itu, terjadi peningkatan sampah sampai 25 persen. Dan tahun ini sepertinya juga sama, karena kami mendapat pengaduan dari masyarakat, TPS-TPS penuh dengan sampah,” ujar Kepala Bidang Kebersihan, Pengelolaan Sampah dan Pengendalian Limbah B3, DLH Berau, Junaidi, Jumat (1/6/2018).

Menurutnya, saat petugas mengangkut sampah-sampah tersebut, banyak menemukan batok kelapa dan sampah plastik bekas makanan yang diduga limbah dari pedagang musiman. Meski begitu, kondisi ini menurut Junaidi merupakan hal lumrah setiap bulan Ramadan.

Disisi lain, pihaknya terus berupaya mengurangi volume sampah di TPS, agar tidak terjadi penumpukan dan menimbulkan aroma tidak sedap yang mengganggu kenyamanan masyarakat.

Baca: Jaga Hubungan Baik dengan Karyawan, Pembayaran THR Harus Tepat Waktu

Kata Junaidi, DLHK kini melakukan pengambilan sampah dari TP yang semula hanya dua kali sehari, menjadi empat kali sehari. Sementara ini, pihaknya mengoptimalkan tenaga dan armada kebersihan yang ada.

“Saat ini total tenaga kebersihan mencapai 280 orang, sementara armada pengangkut sampah sebanyak 8 unit, dan jenis amrol 11 unit. Tenaga dan armada kita masih tetap, cuma menambah waktu pengangkutan saja,” jelasnya.

Untuk menghindari penumpukan sampah, Junaidi berharap, masyarakat bisa mematuhi waktu pembuangan sampah, yakni 18.00 wita hingga pukul 6.00 wita, sesuai Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2017 tentang kebersihan.

Baca: Mampu Berhemat Rp 10 Triliun, dan Keheranan Susi Kementeriannya Dapat Disclaimer dari BPK

“Patuhi waktu pembuangan sampah, sehingga petugas kami bisa langsung mengakut sampah-sampah itu ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir), sehingga tidak sampai terjadi penumpukan sampah,” ujarnya.

Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help