Gunung Merapi Erupsi

Sejumlah Jalur Pendakian ke Merapi Ditutup

Pasca letusan diinformasikan ada dua titik api di Dusun Stabelan Desa Tlogolele Kecamatan Selo, dan tiga titik api di Kecamatan Cangkringan.

Sejumlah Jalur Pendakian ke Merapi Ditutup
ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho
Puncak Gunung Merapi terlihat dari Tlogolele, Selo, Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (22/5/2018). Pasca letutsan freatik Gunung Merapi yang telah terjadi empat kali sejak Senin (21/5) hingga Selasa (22/5) dini hari, status Gunung Merapi naik dari Normal (level I) menjadi Waspada (level II). 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Balai Besar Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) menutup obyek wisata alam di kawasan Gunung Merapi.

Tindakan ini menyusul dari letusan Gunung Merapi yang terjadi Jumat (1/6/2018) pukul 08.20 WIB.

Pasca letusan diinformasikan terdapat dua titik api di Dusun Stabelan Desa Tlogolele Kecamatan Selo, dan tiga titik api di di Kecamatan Cangkringan.

Baca: Inilah Isi Surat Terbuka Prananda Prabowo kepada Seluruh Kader PDI Perjuangan

Baca: Waspadai, RKUHP, Ini Tiga Ancaman Versi ICW

Baca: Berburu Pengganti Buffon, Juventus Segera Umumkan Kedatangan Kiper Baru

"Berdasarkan hasil pengamatan lapangan dan koordinasi dengan relawan, titik api ini mengindikasikan adanya vegetasi yang terbakar akibat material jatuhan (balistik)," kata Kepala Balai TNGM, Ammy Nurwati sesuai siaran pers yang diterima KompasTravel, Sabtu (2/6/2018).

 Sampai dengan Jumat (1/6/2018) pukul 13.00 WIB, Ammy memastikan lokasi titik api tersebut sudah padam karena tidak lagi terlihat mengeluarkan asap.

Namun demikian lokasi titik api yang berada di radius kurang dari tiga kilometer, direkomendasikan bebas dari aktivitas manusia.

Gunung Merapi mengeluarkan material vulkanis saat terjadi letusan terlihat dari Cepogo, Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (1/6/2018). Gunung Merapi kembali mengalami letusan freatik pada pukul 08:20 WIB selama durasi dua menit dengan kolom letusan 6.000 meter yang teramati dari pos pemantauan Jrakah. Status Gunung Merapi masih tetap pada level II atau waspada.
Gunung Merapi mengeluarkan material vulkanis saat terjadi letusan terlihat dari Cepogo, Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (1/6/2018). Gunung Merapi kembali mengalami letusan freatik pada pukul 08:20 WIB selama durasi dua menit dengan kolom letusan 6.000 meter yang teramati dari pos pemantauan Jrakah. Status Gunung Merapi masih tetap pada level II atau waspada. (ANTARA FOTO/MOHAMMAD AYUDHA)

Ia mengatakan jalur pendakian Gunung Merapi meliputi Jurang Jero, Tlogo Muncar, Tlogo Nirmolo, Kalikuning Park, Pluyon, Deles, dan Jalur Pendakian Selo dan Sapuangin ditutup.

"Terkait pergerakan satwa, sampai saat ini tidak ada pantauan yang mengindikasikan satwa turun, sehingga dapat dinyatakan masih normal", ujar Ammy.

Baca: Disebut Pembangkangan pada Presiden, KPK Sewot Kritikan Umar Husin

Baca: Tak Ingin Gegabah, Gegana Turun Gunakan Perlengkapan Lengkap Periksa Barang Bawaan AK

Baca: Buka Puasa di Samarinda, Kasat Brimob Polda Kaltim Ingatkan Tiga Hal ke Personel Den B Pelopor

Balai TNGM tetap melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk penanganan kondisi pasca letusan, dan mengimbau semua pihak untuk tetap waspada.

Bagi masyarakat yang ingin memperoleh informasi lebih lanjut, dapat menghubungi call centre Balai TNGM di nomor 081327691368. (*)

Baca: Siapa Sangka, Baby Oil Bisa Bikin Kulit Ketiak Lebih Cerah, Caranya Mudah Kok!

Baca: Inilah Foto Saat Prabowo dan Amien Rais Bertemu dengan Habib Rizieq Shihab di Saudi Arabia

Baca: Usai Heboh Curhat di Instagram, Nikita Mirzani Duduk Bareng Dipo Latief di Kantor Komnas Anak

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Obyek Wisata di Sekitar Gunung Merapi Kembali Ditutup", https://travel.kompas.com/read/2018/06/03/030827627/obyek-wisata-di-sekitar-gunung-merapi-kembali-ditutup
Penulis : Silvita Agmasari
Editor : Wahyu Adityo Prodjo

Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help