Relationship

Seringkali, Hal-hal yang Sangat Didambakan adalah Sesuatu yang Tidak Bisa Kita Miliki. . .

Keinginan atau hasrat memang bisa membuat kita patah hati, menderita karena tak bisa mencapainya.

Seringkali, Hal-hal yang Sangat Didambakan adalah Sesuatu yang Tidak Bisa Kita Miliki. . .
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

TRIBUNKALTIM.CO -- "Seringkali, hal-hal yang sangat kita dambakan adalah sesuatu yang tidak bisa kita miliki," kata Meredith Grey dalam salah satu serial "Grey's Anatomy".

Keinginan atau hasrat memang bisa membuat kita patah hati, menderita karena tak bisa mencapainya.

Hasrat itu bisa berarti pekerjaan impian atau yang lebih sering adalah seseorang.

Selain itu, saat suatu hal tidak bisa kita gapai, kita makin menggebu-gebu menginginkannya.

Kamu mungkin akrab dengan situasi seperti ini: Punya gebetan yang sesuai dengan kriteria kekasih idaman versi kita dan pendekatan yang dilakukan mendapat sambutan.

Baca: Sudah Ada Titik Temu, Garuda Pastikan Pilot dan Karyawannya Tak Mogok

Lantas, entah mengapa si dia mulai menjauh dan tak tertarik menjalin hubungan serius.

Bukannya melepaskannya, kamu justru makin agresif mendekatinya, menelepon atau mengirim pesan berkali-kali.

Karena merasa terganggu, si dia pun makin menjauh, tapi kamu tidak bisa mengontrol diri untuk terus mendekat, berusaha memperbaiki apa yang mungkin salah di matanya.

Pendiri situs kencan A Little Nudge, Erika Ettin, memiliki teori mengapa kita sering menjumpai perilaku seperti itu.

"Semakin sedikit respon yang didapat dari orang yang kita beri perhatian, kita makin mengganggap orang itu memiliki nilai lebih. Jadi, kita akan berusaha lebih keras karena menganggap ia 'layak dikejar'," kata Ettin.

Baca: Profesi Mentereng dan Bersuamikan Pangeran Keraton Solo, Begini Mewahnya Istana Dokter Reisa

Halaman
123
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help