Yusran Aspar Canangkan Gerakan PPU Berzakat, Begini Penjabarannya

Yusran mengatakan untuk tahun ini meminta kepada Baznas PPU agar bisa mencapai target Rp 5 miliar dari pengumpulan zakat.

Yusran Aspar Canangkan Gerakan PPU Berzakat, Begini Penjabarannya
Tribun Kaltim/Samir
Bupati Yusran Aspar saat membayar zakat fitrah 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Samir Paturusi

TRIBUNKALTIM.CO - Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Yusran Aspar mencanangkan Gerakan PPU Berzakat di Aula Lantai III Kantor Bupati, Senin (4/6/2018).

Dalam kesempatan ini, Yusran menyempatkan diri untuk membayar zakat fitrah di petugas Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) PPU.

Yusran mengatakan untuk tahun ini meminta kepada Baznas PPU agar bisa mencapai target Rp 5 miliar dari pengumpulan zakat.

Ia menyatakan, untuk menyaluran zakat agar bisa melalui Baznas sebagai Lembaga resmi tanpa harus melalui yayasan atau Lembaga lain agar tidak terjadi tumpang tindih.

Baca: Usai Lebaran, Kemenag Balikpapan Bakal Keluarkan Rekomendasi Nama Ustaz

"Jadi jangan lagi mundur ke belakang, serahkan penyaluran zakat  melalui Baznas," katanya.

Bukan hanya itu, Yusran juga meminta kepada Baznas agar dalam mengumpulkan zakat bukan hanya dari Lembaga pemerintah namun juga dari perusahaan.

Yusran juga menyoroti Mengenai persoalan zakat fitrah di media sosial dengan penetapan Rp 45 ribu/orang.

"Jangan lagi cari celah Mengenai zakat  fitrah ini. Kita harus bersyukur masih banyak orang yang tidak mampu dari kita," katanya,

Ketua Baznas PPU, Sholihin Sofyan mengatakan, sampai sekarang dana yang berhasil dikumpulkan sudah mencapai Rp 3 miliar sudah termasuk tahuh lalu yang mencapai Rp 1,8 miliar.

Ia mengatakan, target yang diberikan bupati agar tahun ini bisa mencapai Rp 5 miliar merupakan tantangan dan akan terus diupayakan agar target tersebut bisa tercapai.

Baca: Mahfud MD Ikut Komentar Foto Viral Wanita Salat di Gereja, Jawabannya Adem, Ini Hukumnya

Salah satu upaya yang dilakukan adalah membentuk Badan zakat di setiap sekolah khususnya SMA/SMK, karena selama ini mereka sudah menyerahkan zakat kepada Baznas namun setelah diambil alih provinsi sehingga mereka menyerahkan zakat ke provinsi. 

Mengenai pengumpulan zakat di perusahaan, ia mengaku sudah mendatangi perusahaan namun mereka beralasan zakat mereka langsung ditangani manajemen perusahaan di pusat.

Penulis: Samir
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help