Awal Juli Jargas Mulai Dikerjakan, PT Pegasol Persiapkan Perizinan UPL dan UKL

Menurut Arief, sesuai jadwal kontrak kerja, pengerjaan proyek jargas di empat kelurahan ini selesai di Desember 2018,

Awal Juli Jargas Mulai Dikerjakan, PT Pegasol Persiapkan Perizinan UPL dan UKL
tribunkaltim.co/junisah
Walikota Tarakan Sofian Raga (pakai kopiah ) memimpin rapat pembahasan rencana pembangunan jargas bumi rumah tangga di Kota Tarakan Provinsi Kaltara di Ruang Imbaya Kantor Walikota Tarakan, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - PT Pegasol anak perusahaan dari Perusahaan Gas Negara (PGN) telah ditunjuk Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk mengerjakan proyek jaringan gas (Jargas) rumah tangga di Kota Tarakan Provinsi Kaltara.

Dalam proyek ini ada 4.695 sambungan jargas rumah tangga yang akan dialirkan, semuanya tersebar di empat kelurahan di Kecamatan Tarakan Timur. Yakni, Kampung Empat, Kampung Enam, Mamburungan dan Mamburungan Timur, termasuk Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Bom Panjang.

Sales Area Head PGN Tarakan, Mochammad Arief mengungkapkan, pertengahan puasa ini PT Pegasol telah mempersiapkan administrasi untuk pengurusan perizinan Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup (UKL) dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UPL).

"Tentunya untuk pengurusan UKL dan UPL kita tetap terus berkoordinasi dengan Pemkot Tarakan. Hal ini untuk mengetahui jalan-jalan mana saja yang merupakan jalan nasional, provinsi dan milik Pemkot Tarakan. Termasuk juga mengurus perizinan dengan PT Pertamina EP. Sebab proyek jargas ini akan melewati Wilayah Kerja Pertambangan (WKP) PT Pertamina EP Tarakan," ujarnya, Selasa (5/6/2018).

Pria yang akrab disapa Arief mengatakan, apabila proses perizinan ini telah selesai, diperkirakan awal Juli proyek jargas rumah tangga sudah dimulai di empat kelurahan tersebut. "Dalam proses pengerjaannya akan dilakukan bersamaan di empat kelurahan tersebut,"katanya.

Saat ditanya ada berapa sub kontraktor yang akan mengerjakan proyek jargas ini, kata Arief, ia kurang mengetahui secara pasti, karena sampai saat ini PT Pegasol masih melakukan koordinasi dengan beberapa sub kontraktor. "Dalam pengerjaan proyek jargas ini tetap kita pakai sub kontraktor dari Tarakan," ucapnya.

Menurut Arief, sesuai jadwal kontrak kerja, pengerjaan proyek jargas di empat kelurahan ini selesai di Desember 2018, termasuk dengan gas in. "Tapi kalau nantinya gas in molor tidak masalah, yang penting pengerjaan produksinya harus selesai Desember 2018, karena ini menggunakan APBN tahun 2018, jadi harus selesai di Desember 2018," ujarnya.

Arief menambahkan, saat ini pelanggan jargas rumah tangga di Kota Tarakan Provinsi Kaltara ada 25.000 sambungan rumah tangga dengan bahan baku gas yang dibutuhkan sebanyak 0,4 Million Standrard Cubic Feet per Day (MMSCFD).

"Apabila ditambah dengan 4.695 sambungan rumah tangga yang akan dikerjakan ini, berarti pelanggan kita bertambah mencapai 30.000 sambungan rumah tangga dan tentunya kebutuhan baku gas kita tambah menjadi 0,2 MMCFD," ujarnya.(*)

Penulis: Junisah
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help