Disnakertrans Siapkan Sanksi Jika Perusahaan Tidak Bayar THR

Armin meminta, Posko Satuan Tugas serupa didirikan di tingkat kabupaten/kota. Mengingat pekerja dekat dengan Pemkab/Pemkot

Disnakertrans Siapkan Sanksi Jika Perusahaan Tidak Bayar THR
TRIBUN KALTIM/MUHAMMAD ARFAN
Sejumlah pekerja mengikuti pelatihan di Kantor Dinas PUPR PERKIM Kalimantan Utara beberapa waktu lalu. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Disnakertrans Kalimantan Utara tidak segan-segan memberikan sanksi kepada perusahaan yang tidak memberikan tunjangan hari raya (THR) kepada karyawannya.

Armin Mustafa, Kepala Disnakertrans Kalimantan Utara mengklaim sudah membuka Posko Satuan Tugas Pengaduan THR sejak awal pekan ini di kantornya di Jalan Katamso, Tanjung Selor. "Sampai saat ini belum ada aduan," kata Armin Mustafa, Selasa (5/6/2018).

Pembukaan posko itu sebagai tindaklanjut atas Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor 2/2018 tentang Pembayaran Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2018 tertanggal 8 Mei 2018.

Kepala Daerah melalui instansi terkaitnya kata Armin diminta untuk mengawasi dan menegaskan kepada perusahaan agar membayar THR kepada karyawannya.

"Sanksinya bermacam-macam. Mulai dari administratif seperti teguran lisan, sampai pembekuan izin, hingga pencabutan izin sesuai dengan aturan yang berlaku. Sanksi itu akan kita ukur dengan standar kepatuhan perusahaan," sebutnya.

Armin meminta, Posko Satuan Tugas serupa didirikan di tingkat kabupaten/kota. Mengingat pekerja perusahaan sangat dekat dengan Pemkab/Pemkot.

"Untuk mendekatkan layanan pengaduan saja, karena kasihan jika ada karyawan dari Nunukan misalnya, melapor ke sini (Tanjung Selor)," ujarnya.

Ia menjelaskan, di posko pengaduan sudah ditempatkan staf penerima aduan. Dari pengalaman-pengalaman sebelumnya, ada saja perusahaan yang telat membayar THR kepada karyawannya.

Di posko pengaduan menyediakan line telepon pengaduan serta media sosial berupa WhatsApp (WA) di 08125557520, 081254904776, dan 08125803102.

"Kami tetap sarankan datang ke kantor supaya aduannya lebih akurat," katanya. (wil)

Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help