Jaringan Telkomsel di Kaltara Telah Pakai FO Kabel Laut Seluruhnya

Jaringan internet di Provinsi Kaltara, terutama di Kota Tarakan sering kali mengalami gangguan ataupun lelet

Jaringan Telkomsel di Kaltara Telah Pakai FO Kabel Laut Seluruhnya
NET/GOOGLE
Ilustrasi - BTS Telkomsel 

TRIBUNKALTIM.CO - Jaringan internet di Provinsi Kaltara, terutama di Kota Tarakan sering kali mengalami gangguan ataupun lelet.

Hal ini sering kali dikeluhkan masyarakat, terutama pelanggan Telkomsel. Melihat kondisi Telkomsel pun melakukan berbagai upaya memperbaiki jaringan, dengan menggunakan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL)  

Dengan menggunakan jaringan SSKL ini, dijamin jaringan internet Telkomsel tidak lagi lelet dan akan lebih baik dari pada sebelumnya.Hal ini diungkapkan Vice President ICT & Network Management Area Pamasuka, Samuel Pasaribu, Selasa (6/6/2018).

Baca: 4 Potensi Ini Diwaspadai Kapolda Kaltim Jelang Mudik Lebaran, Nomor 4 Sampai Bentuk Satgas Khusus

Samuel mengungkapkan, saat ini Telkomsel telah menggunakan SSKL dari Tarakan ke Balikpapan melalui fiber optic (FO) kabel laut. Penggunaan SSKL secara faktual di lapangan telah diintegrasikan dan beroperasi minggu lalu dengan kecepatan rata-rata  di atas 10 mmbs.   

“Kapasitas FO kabel laut ini, hampir sama dengan FO kabel di darat. Seandainya kalau jaringan FO kabel darat putus, FO kabel laut tetap berfungsi. Sehingga jaringan internet tetap terjamin tidak mengalami gangguan,” ujar Samuel.  

Baca: Antara Minta Maaf, Berdoa, dan High Five, Ini Arti Sebenarnya Emoji Dua Tangan Bersatu

Menurut Samuel, selama ini jaringan internet Telkomsel di Provinsi Kaltara sering mengalami gangguan dan lelet, karena pihaknya masih menggunakan FO kabel darat yang ditanam dan dibantu dengan transmisi radio.

“Kalau terjadi hujan atau longsor di daerah Kaltara, jaringan FO kabel darat langsung putus dan hanya dibantu dengan transmisi radio yang kapasitanya terbatas,” katanya.

Samuel mengatakan, dengan adanya SSKL, berarti saat ini ada tiga jaringan yang digunakan Telkomsel. Yakni, FO kabel darat, transmisi radio dengan kapasitas terbatas dan FO kabel laut.

“Dengan menggunakan tiga sistem jaringan ini, seharusnya tidak ada lagi gangguan internet di Kaltara,” ucapnya.

Baca: Diduga Punya Masalah Rumah Tangga, Desainer Tas Kate Spade Ditemukan Tewas Gantung Diri

Saat ditanya kapan launching SSKL dilakukan, kata Samuel, rencananya Juli mendatang, karena masih menunggu manajemen dari Telkom. Pasalnya jaringan Telkomsel dan Telkom ini menjadi satu.

“Juli launching SSKL, tapi secara faktual di lapangan SSKL telah dioperasionalkan minggu lalu,” ujarnya.

Diakui Samuel, selama ini di Tarakan pihaknya belum melakukan penambahan kapasitas, karena terkendala transimisi yang terbatas.

Namun kini transimisinya sudah terbuka, tentu pihaknya akan melakukan penambahan.

“Tentu kita akan melakukan penambahan, apalagi peningkatan pelanggan kita tiap tahun semakin meningkat. Tahun 2017 itu jumlah pelanggan mencapai 800 ribuan. Kini di tahun 2018 meningkat menjadi 1.004.000. Artinya ada peningkatan jumlah pelanggan mencapai 20 persen,” ujarnya.

Penulis: Junisah
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help