Pemasok Miras Nekat Angkut Miras Pakai Truk ke Malinau

Meskipun razia kerap dilaksanakan oleh aparat kepolisian juga TNI, namun, masih banyak miras beredar di Malinau

Pemasok Miras Nekat Angkut Miras Pakai Truk ke Malinau
Tribun Kaltim/Margaret Sarita
Pemusnahan miras 

TRIBUNKALTIM.CO, MALINAU - Tidak tanggung-tanggung, pemasok minuman keras (Miras) di Malinau semakin berani dalam melaksanakan aksinya memasok miras ke Malinau. Perlu diketahui Malinau merupakan salah satu kabupaten di Indonesia yang melarang miras beredar di wilayahnya. Para pemasok miras menggunakan truk-truk untuk mengangkut miras.

Hal tersebut diungkap Kapolres AKBP Bestari H Harahap didampingi Wakapolres Kompol Edy Budiarto. Para pemasok miras di Malinau dengan terang-terangan memasukkan miras menggunakan kendaraan bak terbuka. Sehingga, masyarakat pun dengan mudah melihat miras tersebut masuk ke Malinau.

"Memang para pemasok miras di Malinau ini nekat-nekat. Mereka itu masukan miras menggunakan truk. Padahal kalau dipikir-pikir, menggunakan truk membawa barang ilegal tentulah sangat mudah untuk diketahui. Oleh karenanya, kita terkadang cukup mudah saat penangkapan miras di Malinau," ujar Kapolres.

Untuk jalur masuknya miras tersebut, ungkap Kapolres, hanya ada satu jalur darat saat pemasok miras hendak memasukan miras ke Malinau. Namun, terkadang, miras juga dapat dipasok menggunakan jalur sungai. Sebab, Malinau juga memiliki banyak jalur sungai.

"Kebanyakan miras ini masuk melalui jalur darat dari daerah Mansalong, Kabupaten Nunukan. Miras-miras itu berasal dari negara tetangga kita, Malaysia. Untuk jalur darat ini hanya ada satu. Dari Mansalong, masuk ke Desa Belayan, Kecamatan Malinau Utara sampai masuk ke wilayah perkotaan. Tapi, ada juga jalur sungai," bebernya.

Meskipun razia kerap dilaksanakan oleh aparat kepolisian juga TNI, namun, masih banyak miras beredar di Malinau. Kelihaian para pemasok miras membuat minuman ilegal tersebut bisa sampai di kabupaten berjuluk Bumi Intimung ini.

"Jumlah miras yang dimusnahkan ini sebenarnya bisa lebih banyak lagi. Sebab, ada barang bukti miras pula yang kita kirimkan ke Polda Kaltim. Di sana juga melaksanakan pemusnahan miras. Jadi, setiap Polres di bawah komando Polda Kaltim diminta mengirim miras ke Balikpapan. Untuk Polres Malinau, kita kirim menggunakan truk beberapa waktu lalu," papar Bestari.

Adapun jumlah botol miras yang dimusnahkan, beber Bestari, berjumlah 12.760 kemasan botol dan kaleng dengan berbagai merk. Selain miras buatan pabrik, miras olahan jenis Ciu pun turut dimusnahkan, pada Rabu (6/6), pagi, di Makopolres Malinau, Jalan Pusat Pemerintahan. Pemusnahan miras disaksikan Bupati dan kepala FKPD lainnya.

"Intinya, kami akan terus melakukan razia miras. Ini merupakan sumbangsih kami juga dalam upaya membantu Malinau menegakkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 13/2002 tentang Larangan Peredaran Minuman Keras di Kabupaten Malinau," tegasnya. (ink)

Penulis: Purnomo Susanto
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help