RSUD Bontang Undang Keluarga Pasien yang Videonya Viral, Ini Tujuannya

Video berdurasi 21 detik yang diposting oleh akun Dewi Bunga Lestri soal RSUD melalui Media Sosialnya viral di dunia maya.

RSUD Bontang Undang Keluarga Pasien yang Videonya Viral,  Ini Tujuannya
tribun kaltim/margaret sarita
Ruang tunggu RSUD Bontang

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Pelayanan medis di RSUD Taman Husada Kota Bontang kembali disoal oleh warga. Video berdurasi 21 detik yang diposting oleh akun Dewi Bunga Lestri melalui Media Sosialnya viral di dunia maya.

Postingan video ini sudah dibagikan 451 kali dengan 900 komentar.

Di dalam video tersebut tampak seorang pria dengan alat bantu pernafasan terbaring di ranjang rumah sakit. Tepat disebelahnya seorang perempuan-diketahui istri dari pria tersebut-tengah membisikkan kalimat tauhid di telinga suaminya, Anwar.

Dari informasi yang dihimpun Tribun, perempuan yang berada di video tersebut ialah Dewi Bunga Lestri sang pemilik akun ini.

Dia sengaja memposting video ini lantaran kecewa dengan pelayanan medis oleh rumah sakit pelat merah terbesar di Bontang ini.

Baca: 10 Jam Tim Lakukan Pencarian Nelayan Tenggelam, Hasilnya masih Nihil

Baca: Diduga Terserang Epilepsi saat Melaut, Nelayan Tenggelam

Baca: Sempat Unggul di Babak Pertama, Mitra Kukar Terpaksa Pulang Tanpa Poin

"Saya tidak terima dengan tindakan dri RSUD BONTANG, suami saya koma jam set 5 sore tapi dibiarkan di kamar pasien dan masuk ke ruangan ICU jam 12 mlm.

Kalian bisaa kan bayangkan betapaa lamanyaa suami sayaa menahan sakitnyaa.. dan suami saaya menghembuskan nafas trakhir pada pukul 01.45 pagi".

Begitu penggalan kutipan yang dituliskan oleh akun Dewi Bunga Lestri, Selasa (21/6), pukul 21.06 Wita.

Dikonfirmasi terpisah, Wakil Direktur Pelayanan RSUD Taman Husada, drg Toetoek Pribadi Ekawati mengaku telah melihat postingan oleh akun tersebut. Dirinya membenarkan kejadian tersebut terjadi di RS Taman Husada Bontang,

Baca: Terhalang Banjir, Warga Sambutan Tertunda Buka Puasa Bersama Keluarga

Baca: Hari Pertama Lebaran di Tenggarong, Objek Wisata Libur

Baca: Soekarno dan Kisah Cintanya, Ini 9 Istrinya, Ada yang Tetap Perawan hingga yang Terakhir dari Kaltim

Pun demikian, pihaknya telah mengundang istri dari Anwar ini untuk melakukan klarifikasi. Namun, surat yang ditujukan ke alamat sang Istri tak sampai, lantaran alamatnya yang bersangkutan tidak ditemukan.

"Surat kami kirimkan ke alamat yang tertulis di sistem kami, tapi dikembalikan oleh kurir. Kami tanya tetangganya katanya sudah lama pindah," ujar Toetoek saat ditemui di ruangan kerjanya, Kamis (7/6/2018).

Baca: Spider Man China Selamatkan Bocah Dua Tahun Berlantungan di Lantai Lima

Baca: Sergio Ramos dan Firmino Perang Twitwar, Ini Komentar-komentar Mereka

Baca: Bupati Yansen Minta ASN Lebih Semangat Laksanakan Tugas

Menurutnya, alasan pemanggilan tersebut untuk memberikan penjelasan secara jelas kepada sang istri oleh dokter yang menangani pasien. Penjelasan ini diharapkan mampu memberikan pemahaman kepada keluarga eks pasien ini.

"Yang berhak menentukan diagnosa penyakit kan si dokter yang menangani, atau bagaimana penanganannya juga dokter yang tahu. Nah kami ingin memberikan penjelasan utuh," ungkapnya.

Pun begitu, pihaknya mewakili rumah sakit mengucapkan bela sungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan. Dirinya berharap kejadian ini memberikan pengalaman yang positif agar menyampaikan keluhan sesuai alur komplain. (don)

Penulis: tribunkaltim
Editor: Adhinata Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help