Ramadan 2018

Setiap Ramadan, Klinik Kecantikan Banjir Permintaan Menghapus Tato

Bulan Ramadhan sepertinya dianggap sebagai momen yang tepat untuk menghapus tato.

Setiap Ramadan, Klinik Kecantikan Banjir Permintaan Menghapus Tato
Dok/ZAP Beauty Clinic
Menghapus tato dengan sinar laser di ZAP Beauty Clinic. 

TRIBUNKALTIM.CO -- Bulan Ramadhan sepertinya dianggap sebagai momen yang tepat untuk menghapus tato.

Dibanding bulan lainnya, permintaan akan penghapusan tato meningkat 20 persen.

Menurut data dari ZAP Beauty Clinic, prosentase wanita yang menghapus tato di klinik menggunakan sinar laser selama bulan Mei 2018 naik 2018.

Tren tersebut terus berulang setiap tahun, walau tidak ada promo khusus untuk terapi penghapusan tato.

Baca: Busana Manggung Ayu Ting Ting di Bulan Puasa Ini Dikritik, Dianggap Terlalu Ketat dan Seksi

Secara umum terdapat beberapa teknik penghapusan tato, namun sinar laser dianggap menjadi pilihan yang nyaman dibanding bedah kulit atau dermabrasi (mengikis lapisan kulit).

“Sinar laser akan bekerja menghancurkan pigmen warna dari tato, lalu sisa pigmennya akan dihancurkan dengan sendirinya oleh sistem pertahanan tubuh," kata dr.Anangga Dipamira dari ZAP Beauty Clinic Plaza Senayan Jakarta.

Ia menambahkan, tato menggunakan tinta hitam akan lebih mudah hilang dibanding tato berwarna.

Baca: Mendadak Lumpuh Pasca Operasi Caesar, Keluarga Ibu Muda Ini Mencari Keadilan

"Tato dengan jumlah tinta yang banyak dan memiliki garis atau model yang berlapis juga akan memerlukan waktu yang lebih lama untuk dihilangkan”, ujarnya.

Menurut penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat tahun 2014 pada 64 pasien yang menghapus tato dengan laser, 30-50 persen di antara pasien mendapatkan warna tato mereka memudar hanya setelah satu kali terapi.

Hasil yang lebih memuaskan didapatkan setelah menjalani lima kali terapi sinar laser, yaitu warna tato memudar sampai 90 persen.

Penelitian dari American Society of Aesthetic Plastic Surgery (ASAPS) menyebutkan, lebih dari 50.000 tato telah dihapus sepanjang tahun 2016.

Dari jumlah tersebut, 60 persen pemilik tato berjenis kelamin wanita, dan 50 persen di antaranya berusia 19-35 tahun. (Kompas.com/Lusia Kus Anna)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bulan Ramadhan, Permintaan Hapus Tato Meningkat"

Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help