Idul Fitri 2018

Sering Dihidangkan saat Idul Fitri, Begini Bahaya jika Berlebihan Minum Soft Drink

Endang mengungkapkan, saat Idul Fitri akan banyak makanan yang mengandung pemanis dengan kadar yang tinggi.

Sering Dihidangkan saat Idul Fitri, Begini Bahaya jika Berlebihan Minum Soft Drink
Ilustrasi soft drink 

TRIBUNKALTIM.CO - Ada empat pilar hidup sehat.

Pertama ialah makan makanan bergizi, beragam, berimbang, dan halal.

Kedua, rutin olahraga minimal 30 menit setiap hari.

"Ketiga menjaga kebersihan, dan terakhir selalu kontrol berat badan," kata pakar gizi, Endang Sri Wahyuni.

Baca: 5 Langkah Sebar Broadcast Ucapan Idul Fitri Lewat WhatsApp, Praktis Banget!

Baca: Pengumuman Idul Fitri 2018, Pemerintah Gelar Sidang Isbat Kamis Pukul 16.30 WIB

Baca: Muhammadiyah Sudah Putuskan Idul Fitri 2018, Bagaimana NU dan Pemerintah?

Endang hadir dalam acara yang bertajuk 'Tips-tips Menjaga Kesehatan Jelang Idul Fitridi gedung 3 PWNU Lampung.

Acara tersebut digagas oleh Pegerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Bandar Lampung. 

Endang mengungkapkan, saat Idul Fitri akan banyak makanan yang mengandung pemanis dengan kadar yang tinggi.

Nafsu selama Idul Fitri untuk makan makanan harus dikontrol dengan baik.

"Gula, garam dan minyak, itu bahan makanan yang harus dibatasi pengkonsumsiannya," ujar Endang.

Baca: Miskin Kata Maaf-maafan, Bisa Tiru 10 Ucapan Idul Fitri 2018 Versi Dua Bahasa Ini

Baca: Ternyata Ini Alasan Ratu Elizabeth II Pernah Juluki Kate Middleton sebagai Putri Pemalas

Baca: Harga Daging Sapi Tembus Rp 160 Ribu per Kilogram, Tetap Laris Manis

Ia mengungkapkan, banyaknya soft drink selama Idul Fitri harus menjadi perhatian utama.

Pasalnya, ia pernah menemukan kasus pada pasien yang kurun waktu tidak sampai satu tahun sudah mengalami kerusakan ginjal.

"Ini karena selama setahun sangat sering minum soft drink," tandasnya.

PMII Bandar Lampung Sinau Kesehatan.
PMII Bandar Lampung Sinau Kesehatan. (Ist)

Ketua PMII Bandar Lampung Erzal Syahreza Aswir mengatakan, bincang-bincang kesehatan ini tidak lain untuk mengajak umat muslim serta kader PMII untuk menjaga pola makan meski bulan Ramadan sudah berakhir.

"Pola makan yang teratur selama bulan Ramadan membuat masyarakat lebih sehat daripada bulan lain. Namun, ketika Ramadan telah usai dan tiba hari raya Idul Fitri, semua berubah. Ketika Idul Fitri banyak makanan yang mengandung lemak dan gula, maka meski Ramadan usai, kami tetap ingin seluruh anggota PMII tetap sehat," ungkap Erzal melalui rilis yang diterima Tribun Lampung, Senin 11 Juni 2018. (*)



Artikel ini telah tayang di tribunlampung.co.id dengan judul Batasi Minum Soft Drink Selama Idul Fitri, Bisa Berdampak Buruk Bagi Ginjal, http://lampung.tribunnews.com/2018/06/11/batasi-minum-soft-drink-selama-idul-fitri-bisa-berdampak-buruk-bagi-ginjal
Editor: Syaiful Syafar
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help