Olahraga Daerah

KONI Kaltim Segera Pastikan Kesiapan Venue Porprov di Kutai Timur

Sejauh ini telah ditetapkan 52 cabang olahraga yang dipertandingkan di Porprov VI. Kendala utama yang harus bisa diselesaikan yaitu

KONI Kaltim Segera Pastikan Kesiapan Venue Porprov di Kutai Timur
TRIBUN KALTIM / MARGARET SARITA
Pertemuan PB Porprov dengan Tim Wasrah KONI Kaltim untuk melihat kesiapan Kutim menjadi tuan rumah Porprov Kaltim ke VI 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Ketua KONI Kaltim Zuhdi Yahya menegaskan pihaknya mendukung penuh suksesnya pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Kalimantan Timur, yang bakal digelar di Kutai Timur, Desember mendatang.

Menurutnya pelaksanaan Porprov VI tinggal menunggu waktu. Untuk itu, KONI Kaltim melalui tim Pengawas dan Pengarah terus memantau persiapan tuan rumah Kutai Timur.

"Apa yang dilakukan tim pengawas dan pengarah itu bukan untuk menyalahkan apa yang sudah dipersiapkan tuan rumah. Tapi untuk saling mengingatkan, mendukung agar Porprov bisa sukses sebab suksesnya pelaksanaan Porprov jadi tanggungjawab bersama," ucap Zuhdi Yahya di sekretariat KONI Kaltim, Jl Kesuma Bangsa Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (21/6/2018).

Sejauh ini telah ditetapkan 52 cabang olahraga yang dipertandingkan di Porprov VI. Kendala utama yang harus bisa diselesaikan yaitu terkait tempat pelaksanaan pertandingan.

Zuhdi mengatakan pihaknya harus memastikan kesiapan venue cabang olahraga sejak dini. Sehingga jika belum siap dalam beberapa bulan ke depan, pihaknya bisa mencari alternatif venue di daerah lain.

"Harus clear dulu mana yang sudah 100 persen. Mana yang kelihatannya tidak mampu. KONI akan membantu untuk menyukseskan Porprov. Kalau venue tidak siap ya kita pindahkan ke kabupaten lain yang siap," ujar Zuhdi.

Saat ini baru dua cabang olahraga yang dipastikan akan berlangsung di luar Kutai Timur, yaitu Senam yang rencananya dipertandingkan di Palaran, Samarinda dan Bowling di Bontang. Pihaknya masih menanti kesiapan venue balap motor dan kolam renang.

Selain itu kelengkapan alat tanding juga menjadi sorotan KONI Kaltim. Pihaknya berharap saat hari H tidak ada kekurangan alat tanding di masing-masing cabor. Guna mengantisipasi kekurangab alat, Zuhdi menyarankan agar melakukan koordinasi secepatnya sehingga bisa diusahakan melalui pinjaman.

"Biasanya alat tanding kalau baru pakai, pasti membutuhkab lelang dan itu perlu waktu. Tentu harus kita antisipasi drngan alternatif lain kalau waktunya lama. Termasuk teknis by name dan by number yang kami harapkan bulan Juli-September harus selesai," ungkapnya. (dmz)

Penulis: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Editor: Martinus Wikan
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help