Pilgub Kaltim 2018

KPUD Samarinda Tekankan Pentingnya Memastikan Formulir C6 Sampai ke Tangan Pemilih

Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Samarinda menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) untuk Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

KPUD Samarinda Tekankan Pentingnya Memastikan Formulir C6 Sampai ke Tangan Pemilih
TRIBUN KALTIM/DOAN PARDEDE
Rudiansyah, Komisioner KPUD Kaltim (berdiri) menyampaikan materi dalam Bimtek Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang ada di Kota Samarinda yang digelar di Hotel Harris, Jalan Untung Suropati, Selasa (12/6/2018). 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Doan Pardede

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Samarinda menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek)  untuk Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang ada di Kota Samarinda di Hotel Harris, Jalan Untung Suropati, Selasa (12/6/2018). 

Bimtek ini sendiri mengulas tentang Pemungutan dan Penghitungan Suara, serta Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara di Tingkat Kota Samarinda pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Kaltim tahun 2018 ini.

Hadir sebagai narasumber dalam kesempatan tersebut, Rudiansyah (Komisioner KPU Kaltim), DR Rosmini (Dosen Fakultas Hukum Universitas Mulawarman), Imam Ardiansyah (Komisioner KPUD Kota Samarinda) dengan moderator Sekretaris KPUD Kota Samarinda, Sukimin. 

Baca: Kapolda Pantau Terminal, Sopir Angkutan Disuruh Tes Urine

Ketua KPUD Kota Samarinda Ramaon Dearnov Saragih mengharapkan agar apa yang didapat PPK dan PPS dalam Bimtek ini bisa ditularkan ke Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang ada di wilayahnya. 

PPK dan PPS harus bisa melakukan supervisi, agar seluruh KPPS bisa melakukan tugasnya dalam Pilgub Kaltim sesuai dengan yang sudah diatur dalam Buku Panduan dan PKPU Nomor : 8 Tahun 2018 tentang Pemungutan dan Penghitungan Suara di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

KPSS, juga harus benar-benar memastikan fomulir C6 atau surat pemberitahuan pemungutan suara benar-benar sampai kepada pemilih.

Baca: Mediasi Nelayan Balikpapan dan Perusahaan Batu Bara Dipindahkan ke Tempat Ini

Jika tidak berhasil bertemu di kesempatan pertama, KPPS diharapkan bisa kembali datang ke rumah pemilih. 

Ramaon mengatakan, jika formulir C6 ini sudah terdistribusi dengan baik, maka jumlah pemilih yang menyalurkan suaranya dalam Pilgub Kaltim diharapkan bisa meningkat.

KPPS juga harus menyampaikan kepada pemilih pentingnya membawa serta KTP-Elektronik (KTP-EL) saat akan menyalurkan hak pilih di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

"PPS harus mendorong KPSS agar bisa mendistribusikan formulir C6 ini dengan lebih baik lagi. Kalau dulu, C6 ini kan banyak yang tidak tersebar. Harapan kita, H -1 paling lama C6 itu harus sudah tersebar," ujarnya.

Agar pelaksanaan pemungutan penghitungan suara bisa berjalan lancar dan kondusif, dia juga mengimbau agar seluruh PPK, PPS hingga KPPS tetap bekerja dengan sungguh-sungguh dan selalu menjaga integritas.

Jika ada keraguan, baik PPK, PPS atau KPPS diharapkan tidak sungkan untuk berkonsultasi dengan KPUD Kota Samarinda.

Ramaon juga memastikan bahwa KPUD Kota Samarinda akan membuka desk khusus untuk menerima aduan, pertanyaan dan keluhan seputar pelaksanaan Pilgub Kaltim.

"Kalau ragu, jangan mengambil keputusan sendiri. Silakan tanyakan ke KPUD Samarinda," ujarnya.  (*)

Penulis: Doan E Pardede
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help