Tolak Tambang Masuk Kampung, JATAM Minta Pemprov Kaltim Hormati Veto Warga Ongko Asa

Diketahui, masyarakat kampung tersebut menolak masuknya perusahaan tambang ke kampung mereka.

Tolak Tambang Masuk Kampung, JATAM Minta Pemprov Kaltim Hormati Veto Warga Ongko Asa
TRIBUN KALTIM / RAFAN DWINANTO
Warga Kampung Ongko Asa tegas menolak kehadiran tambang di Kampung mereka_Rafan A Dwinanto 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Rafan A Dwinanto

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) Kaltim meminta Pemprov Kaltim menghormati hak masyarakat Kampung Ongko Asa.

Diketahui, masyarakat kampung tersebut menolak masuknya perusahaan tambang ke kampung mereka.

"Suara warga sudah jelas. Mereka tegas menolak tambang hadir di ruang hidup mereka. Pemprov, sebagai yang berwenang dalam hal perizinan pertambangan harus menghormati hak veto masyarakat," kata Pradarma Rupang, Selasa (12/6/2018).

Sejatinya, kata Pradarma, masyarakat yang datang menumpang kapal dari Kubar ini, ingin menyampaikan surat penolakan tambang secara langsung kepada Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak.

"Tapi ini lagi cuti bersama lebaran," kata Pradarma.

Pradarma menuturkan, warga Kampung Ongko Asa tidak ingin ruang hidupnya dirusak oleh tambang.

"Mereka menuntut Gubernur untuk mengeluarkan Kampung Ongko Asa dari wilayah konsesi pertambangan PT Kencana Wilsa," tegas Pradarma.

Baca juga:

Rakor Bersama Manajemen Maskapai Penerbangan, Kapolda Kaltim Dapat Temuan Soal Tiket Mudik

Halaman
12
Penulis: Rafan Dwinanto
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help