Ramadan

FKD Kompas Gramedia Samarinda Buka Puasa Bersama Anak-anak di Yayasan Rahmatullah

Ada anak yatim piatu, anak terlantar, anak yang orangtuanya bercerai atau broken home, hingga anak orang kaya.

FKD Kompas Gramedia Samarinda Buka Puasa Bersama Anak-anak di Yayasan Rahmatullah
tribun kaltim/nevrianto hp
Forum Komunikasi Daerah Kompas Gramedia (KG) yang terdiri dari Hotel Amaris Samarinda, Gramedia Store, Harian Tribun Kaltim dam Kompas TV, buka puasa bersama anak-anak dan pengurus Yayasan Pondok Pesantren Rahmatullah di Lempake Samarinda Utara, Kamis (13/6/2018). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Forum Komunikasi Daerah (FKD) Kompas Gramedia area Samarinda menggelar buka puasa bersama di Yayasan Rahmatullah, Lempake, Samarinda, Rabu (13/6/2018).

Buka puasa bersama dengan sekitar 83 anak-anak dari berbagai macam latar belakang diantaranya  anak yatim piatu, anak terlantar, anak yang orangtuanya bercerai atau  broken home, hingga anak orang kaya.

Hadir dalam kegiatan bakti sosial itu Hotel Manager Amaris Samarinda Irval Syamsul Bachri, Kepala Biro Kompas TV Kaltim Jasmin Jafar, dan Kepala Tribun Kaltim Biro Samarinda, Fransina Luhukay, serta pihak Gramedia. "Ini merupakan agenda tahunan dari FKD Kompas Gramedia, kami selenggarakan buka puasa bersama," ucap Hotel Manager Amaris Samarinda, Irval Syamsul Bachri.

Sebelum berbuka puasa, terlebih dahulu anak-anak di yayasan tersebut membaca Al Quran serta dzikir bersama. Selain berbuka puasa bersama, santunan berupa pemberian sembako juga diberikan kepada pengurus yayasan guna membantu serta meringankan kebutuhan sehari-sehari anak-anak tersebut.

Sementara itu Ketua Yayasan Rahmatullah, Awang Eddy menjelaskan, hampir setiap hari ada yang datang ke Yayasan yang dipimpinnya, guna memberikan bantuan, utamanya untuk berbuka puasa bersama.

"Hampir setiap hari ada acara seperti ini, buka puasa bersama, tentu anak-anak senang, karena merasa diperhatikan dan disantuni," ucapnya.

Dia menjelaskan, anak-anak yang terdapat di Yayasan Rahmatullah tidak hanya berasal dari Samarinda saja, melainkan dari berbagai daerah seperti Balikpapan, Kutai Timur, Kutai Barat, Bontang, dan terdapat beberapa anak dari Sulawesi.

"Banyak orang yang berbuat baik di tempat ini, bahkan ikut membangun asrama, kelas dan lainnya. Kami hanya bisa ucapkan terimakasih dan berdoa saja yang didoakan langsung oleh anak-anak," tambahnya.(*)

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Fransina Luhukay
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help