Ini Tips Memposisikan AC Mobil Saat Terjebak dalam Kemacetan di Jalan

Musim mduik, kondisi mobil harus diperhatikan. Jika terjebak di kemacetan ini cara memposisikan AC agar kabin tetap segar.

Ini Tips Memposisikan AC Mobil Saat Terjebak dalam Kemacetan di Jalan
TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN
MACET PARAH - Suasana kendaraan yang terjebak macet yang terjadi di kawasan KM 02 Jl Soekarno Hatta Balikpapan, Selasa (29/8). Kemacetan di hampir seluruh jalan utama Kota Balikpapan ini terjadi akibat banjir yang terjadi di beberapa lokasi. 

JAKARTA-- Tidak sedikit masyarakat mudik menggunakan mobil pribadi menuju ke kampung halaman karena pilihan ini lebih nyaman dan lebih bersifat privasi. Namun banyaknya pemudik mobil pribadi ternyata menyebabkan kemacetan di beberapa ruas jalan.

Jika terjebak macet dalam mobil saat perjalanan jauh apa yang harus dilakukan dengan pendingin ruangan (AC). Sebab jika penumpang banyak dapat meningkatkan C02 dalam kabin yang menimbulkan bahaya bagi kesehatan penghuni kabin.

Patut diwaspadai bahwa penggunaan AC juga harus memperhatikan kualitas udara di dalam kabin kendaraan, terlebih itu ketika kita tengah terjebak macet.

Ini posisis AC mobil yang tepat manakala kendaraan sedang terjebak pada situasi kemacetan di jalanan.
Ini posisis AC mobil yang tepat manakala kendaraan sedang terjebak pada situasi kemacetan di jalanan. (CNN)

Baca: 114.000 Kendaraan Bakal Keluar Jakarta, Ini Upaya Jasa Marga Mengurai Kemacetan di Pintu Tol

Baca: Syahrini Dikawal Voorijder Tembus Kemacetan ke Bandara

Baca: Flyover Atasi Kemacetan hingga Semenisasi 3.870 Ruas Jalan di Samarinda

Menurut Kepala Teknik Plaza Toyota, Tendean Adit sebenarnya kendaraan yang dilengkapi pendingin udara telah memiliki sistem sirkulasi udara.

"Jadi di AC sistem itu ada yang namanya refresh dan recycle," kata Adit kepada CNNIndonesia.com.

Adit menjelaskan mode refresh berfungsi mengambil udara dari luar ke dalam kabin. Sementara recycle akan tetap mempertahankan udara yang ada di dalam kabin.

Oleh karenanya saat kita terjebak macet, ada baiknya posisi pengaturan AC di posisikan ke mode recycle agar udara kotor dari luar tak terhisap ke interior.

Arus mudik Lebaran di tanjakan Jembatan Kali Lenteng. Foto udara kepadatan kendaraan pemudik untuk melintasi tanjakan Jembatan Kali Kenteng di ruas tol fungsional Salatiga - Kartasura, Susukan, Kabupatn Semarang, Jawa Tengah, Selasa (12/6/2018). Kemacetan tersebut karena belum selesainya pembangunan jembatan Kali Kenteng dan jalan yang curam sehingga pengguna jalan harus bergantian melewati.
Arus mudik Lebaran di tanjakan Jembatan Kali Lenteng. Foto udara kepadatan kendaraan pemudik untuk melintasi tanjakan Jembatan Kali Kenteng di ruas tol fungsional Salatiga - Kartasura, Susukan, Kabupatn Semarang, Jawa Tengah, Selasa (12/6/2018). Kemacetan tersebut karena belum selesainya pembangunan jembatan Kali Kenteng dan jalan yang curam sehingga pengguna jalan harus bergantian melewati. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Baca: Kerap Buat Kemacetan, Pengisian BBM di Dua SPBU Jadi Sorotan

Baca: Beda dengan Jakarta, Pejalan Kaki yang Disebut Biang Kemacetan, di London Justru Jadi Raja

Baca: Begini Klarifikasi Sandi soal Pejalan Kaki Tanah Abang yang Sebabkan Kemacetan

"Kondisi macet itu banyak asap di seputar kendaraan, dan justru berbahaya jika masuk ke dalam kabin. Makanya mode refresh itu biasa digunakan di daerah sejuk, yang udaranya masih bersih," jelas Adit.

Sistem tersebut pun, dikatakan Adit tidak sama di setiap mobil lantaran ada yang dapat berkerja otomatis dan manual.

"Kalau sudah menggunakan auto AC itu bisa otomatis, tapi manual juga bisa sistem kerjanya. Contoh model dengan auto AC biasanya sudah digital switch tombol AC-nya," kata dia.

Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) berjualan di trotoar Jalan Jati Baru, kawasan Tanah Abang, Jakarta, Kamis (11/5/2017). Keberadaan pedagang yang berjualan di trotoar menganggu akses pejalan kaki dan kendaraan yang melintas di kawasan tersebut yang menyebabkan kemacetan.
Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) berjualan di trotoar Jalan Jati Baru, kawasan Tanah Abang, Jakarta, Kamis (11/5/2017). Keberadaan pedagang yang berjualan di trotoar menganggu akses pejalan kaki dan kendaraan yang melintas di kawasan tersebut yang menyebabkan kemacetan. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Lebih lanjut, Adit menambahkan tidak ada ketentuan khusus bila kendaraan kita masih menganut sistem manual untuk mengoperasikannya. Semua tergantung dari pengemudi, dan setidaknya buka jendela tiap 1 jam sekitar 5 menit agar CO2 keluar dari kabin.

"Kalau yang auto AC tentunya semua otomatis. Sedangkan yang masih manual ya kita sendiri yang ngatur waktunya," tutup Adit. (cnn)

Editor: Priyo Suwarno
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help