Penjahat Bahayakan Warga dan Polisi Balikpapan, Kapolres: Tembak di Tempat!

Sebuah pistol gas (air shoft gun) jadi alat pertama yang ditembakkan Anca ke kepala korban, Selasa (12/6/2018) kemarin.

Penjahat Bahayakan Warga dan Polisi Balikpapan, Kapolres: Tembak di Tempat!
TRIBUN KALTIM / MUHAMMAD FACHRI RAMADHANI
Kapolres Balikpapan AKBP Wiwin Fitra Y.A.P Sik saat berada di ruang kerjanya, Senin (30/10/2017) Mapolres Balikpapan. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Kapolres Balikpapan AKBP Wiwin Fitra menegaskan bahwa polisi tak akan segan menembak pelaku kejahatan di tempat.

"Tembak di tempat. Selama apa yang diperbuat pelaku membahayakan jiwa orang lain atau petugas," katanya didampingi Kasat Reskrim AKP Makhfud Hidayat, Rabu (13/6/2018).

Seperti kasus pembunuhan driver online di Balikpapan. Beruntung saat diamankan polisi, pelaku tak melakukan perlawanan kepada petugas.

Ia memilih pasrah, kemudian mengakui seluruh perbuatan sadisnya pada Selasa (12/6/2018) kemarin.

Apalagi pada momentum arus mudik dan balik lebaran pada tahun 2018, kejahatan tentu mengintai jutaan pemudik yang pulang kampung. Potensi ancaman kejahatan cukup tinggi pada momen seperti ini.

Sebab itu Wiwin, menegaskan kepada anggotanya agar tak ragu mengambil tindakan apabila menemui kejahatan yang membahayakan nyawa orang lain maupun polisi.

Sebelumnya, Darmadi alias Anca pelaku pembunuhan driver taksi online Balikpapan angkat bicara. Di hadapan penyidik ia membeberkan bagaimana ia menghabisi nyawa korban, Handarri (27).

Sebuah pistol gas (air soft gun) jadi alat pertama yang ditembakkan Anca ke kepala korban, Selasa (12/6/2018) kemarin.

Anca mengaku naik pitam lantaran tak terima dengan perkataan korban yang dianggap kasar, sekaligus merendahkan dirinya.

Sebagai pengorder jasa transportasi online, sudah jadi haknya untuk diantar ke tempat tujuan.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help