Atasi Krisis Ekonomi

Raja Malaysia Merelakan Gajinya Dipotong 10 Persen

uang Malaysia mencapai Rp 3.400 triliun, saat ini Raja Sultan Mahmud V bersedia gajinya dipotong 10 persen.

Raja Malaysia Merelakan Gajinya Dipotong 10 Persen
new srait times
Yang Dipertuan Agong Raja Malaysia, Sultan Mahmud V 

KUALALUMPUR- Perekonomian Malaysia saat ini memang tengah seret. Gimana enggak, berdasarkan penghitungan pemerintahan Mahathir Mohammad, Negeri Jiran disebut menanggung utang sebanyak 1 triliun Ringgit atau setara US$ 250 miliar.

Banyak banget ya? Menurut pemerintahan baru, utang menumpuk itu disebabkan salah kelola keuangan negara oleh pemerintahan mantan Perdana Menteri Najib Tun Razak. Najib dituding telah mencuri uang negara dalam jumlah besar saat masih menjabat sebagai orang nomor satu di sana. 

Fakta ini kemudian mendorong sebagian warga Malaysia berbondong-bondong untuk menyumbangkan uangnya dan membantu pemerintah. Ternyata, hal serupa juga diikuti oleh Raja Malaysia, Sultan Mahmud V. Menurut seorang pejabat Kerajaan Sultan bersedia gajinya dipotong sebanyak 10 persen. 

Di Pertuan Agong, Raja Malaysia Sultan Mahmud V
Di Pertuan Agong, Raja Malaysia Sultan Mahmud V (new strait times)

Baca: KPK Malaysia Ungkap Tan Kim Loong sebagai Tokoh Kunci Skandal Megakorupsi 1MDB

Baca: Anak-anak di Malaysia Buka Usaha Cuci Mobil untuk Bantu Pemerintah Bayar Utang Negara

Baca: Terancam Bangkrut, Pemerintah Malaysia Buka Sumbangan untuk Lunasi Hutang Negara

Sampai kapan ia mau membiarkan gajinya dipotong? 

Dikutip dari kantor berita AFP pada Selasa (12/6), Sultan Mahmud V bersedia dipotong gajinya sebanyak 10 persen. Istana Kerajaan pada Senin kemarin mengonfirmasi Sultan Mahmud V memotong gajinya hingga akhir kepemimpinannya pada tahun 2021 mendatang. Namun, Istana Kerajaan gak menyebut berapa gaji yang ia peroleh selama bertahta setiap bulannya.

"Yang Mulia tersentuh dan menghargai upaya yang dilakukan oleh warga Malaysia yang telah menyumbangkan dananya ke Tabungan Harapan," ujar pejabat Istana Kerajaan, Wan Ahmad Dahlan Haji Ab Aziz pada Senin kemarin seperti dikutip dari harian Straits Times.

Baca: Netizen Tanya Isu Malaysia Caplok 50 Km Wilayah Indonesia, Ini Jawaban Tegas Akun Twitter TNI AU

Baca: Polres Tarakan Amankan 40 Tabung Gas Ilegal dari Malaysia

Baca: Gelar Seminar Zakat Internasional, BAZNAS Kaltim Hadirkan Pembicara dari Sudan dan Malaysia

Tabungan Harapan yang dimaksud adalah sebuah program yang dibentuk oleh pemerintahan dari koalisi Pakatan Harapan pada 30 Mei lalu. Warga Malaysia bisa menyumbangkan dananya melalui program tersebut untuk mengurangi beban utang negara. Tercatat hingga hari Selasa (11/6) kemarin, sudah terkumpul dana sebesar 56 juta Ringgit Malaysia atau setara Rp 194 miliar.

yang Dipetuan Agong, Raja Malaysia Sultan Mahmud V
yang Dipetuan Agong, Raja Malaysia Sultan Mahmud V (the star malaysia)

Selain bersedia memotong gajinya sebanyak 10 persen, Sultan Mahmud V juga gak akan menggelar Open House pada perayaan hari Idul Fitri tahun ini. Menurut Istana Kerajaan, Raja berusia 48 tahun itu menilai daripada menghamburkan uang untuk menggelar Open House, lebih baik dananya disalurkan kepada mereka yang membutuhkan.(idntimes.com)

Editor: Priyo Suwarno
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help