Pilgub Kaltim 2018

Tak Ingin Balas Black Campaign, Isran Noor Enggan Bikin Tabloid Jelekkan Paslon Lain

Ia menginginkan berlaganya konstestan Pilkada secara fair, tanpa ada embel-embel black campaign.

Tak Ingin Balas Black Campaign, Isran Noor Enggan Bikin Tabloid Jelekkan Paslon Lain
TRIBUN KALTIM / ANJAS PRATAMA
Isran Noor saat berjalan menuju pertemuan dengan warga di Teluk Lerong, Gang Tukang, Rabu (13/6). 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Anjas Pratama

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Cagub Kaltim, Isran Noor, kembali sampaikan pemberitaan hoax menjurus fitnah yang dialamatkan padanya baru-baru ini.

Hal ini ia sampaikan saat bertatap muka dengan warga Gang Tukang, Teluk Lerong Samarinda, Rabu (13/6).

“Empat hari yang lalu ada fitnah. Menyebut-nyebut saya korupsi. Biasanya yang lakukan itu, justru mereka yang lakukan korupsi. Fitnah disampaikan melalui tabloid-tabloid yang disebarkan ke rumah-rumah,” ucap Isran yang juga mantan Ketua Asosiasi Pemerintahan Kabupaten se Indonesia (Apkasi) tersebut.

Adanya hal tersebut, disampaikannya sempat membuat beberapa timses dan relawan Isran-Hadi untuk menuntut kepada pihak berwenang seputar kejadian tersebut. Tetapi, ia nyatakan, hal itu untuk urung dilakukan.

“Mereka ini sue (menuntut). Laporkan ke kepolisian. Saya bilang tak usah. Padahal saya tahu rekam jejak para paslon. Ada calon yang terhukum kasus asuransi. Saya juga pernah bantu Peninjauan Kembali (PK)-nya. Ada juga calon yang kasus hukumnya dihentikan sementara, karena saat ini sedang ikuti Pilkada. Ada juga indikasi pungli hibah perguruan tinggi swasta. Saya tahu itu, tetapi saya tidak menyebut namanya,” ucapnya.

Baca juga:

Inilah 'SOUPerman'; Figur Pemberi Sup Gratis bagi Penduduk Gaza

11 Orang Meninggal di Wilayah Kota Penyelenggara Piala Dunia, Aparat Rusia Lakukan Penyelidikan

Drama Transfer Fekir Masih Berliku, Liverpool Bakal Siapkan Proposal Baru; Semata Urusan Fulus?

Masih Terlihat dari Arah Pelabuhan, Kapal yang Mengangkut 70 Penumpang Tenggelam

Dilanjutkannya lagi, meskipun ia sudah mengetahui indikasi kesalahan figur paslon-paslon lain, Isran tak ingin menyebarluaskan aib-aib tersebut.

Ia menginginkan berlaganya konstestan Pilkada secara fair, tanpa ada embel-embel black campaign.

“Saya tahu, tetapi saya tak mau buat-buat tabloid (menjelek-jelekkan paslon). Jadi, sekali lagi, saya minta masyarakat pelajari semua paslon itu secara baik. Pelajari semuanya. Banyak media yang bisa dipelajari. Kalau ada indikasi hal buruk pada paslon, pelajari sampai detail, jangan hanya mengetahui di permukaan saja,” ucapnya. (*)

Penulis: Anjas Pratama
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help