Koalisi Pasukan Arab Saudi dan UEA Serang Pemberontak Houthi di Pelabuhan Hudeidah Yaman

Dua hari jelang Lebaran, pasukan kolaisi Arab Saudi dan UEA menyerang secara besar-besaran untuk sasaran pemberontak Houthi di Yaman.

Koalisi Pasukan Arab Saudi dan UEA Serang Pemberontak Houthi di Pelabuhan Hudeidah Yaman
getty images
Iring-iringan pasukan koalisi Arab Saudi dan Uni Emirate Arab menuju ke perbatasan Yamen. 

TRIBUNKALTIM.CO - Arab Saudi - UEA meluncurkan serangan ke kota pelabuhan Yaman, Hudaida
PBB memperingatkan konsekuensi yang menghancurkan bagi 250.000 penduduk Hudaida karena koalisi membidik pemberontak Houthi di kota pelabuhan.

Pasukan koalisi  Arab Saudi dan Uni Emirat Arab telah melancarkan serangan ke kota pelabuhan Yaman, Hudaida, dalam pertempuran terbesar dari perang tiga tahun antara koalisi dukungan Saudi dan pemberontak Houthi yang berhaluan Iran, Rabu (13/6/2018).

Serangan udara pada Rabu pagi yang menargetkan posisi Houthi didukung oleh operasi darat oleh pasukan Yaman di selatan pelabuhan Laut Merah, yang diakui secara internasional pemerintah Yaman-di-pengasingan mengatakan dalam sebuah pernyataan.

Pemerintah yang diasingkan "telah menghabiskan semua cara damai dan politik untuk menyingkirkan milisi Houthi dari pelabuhan Hudaida", katanya dalam sebuah pernyataan.

Pasukan Sudan turut serta sebagai milisi dalam penyerangan Houthi yang dikendalikan oleh Arab Saudi dan Uni Emirat Arab.
Pasukan Sudan turut serta sebagai milisi dalam penyerangan Houthi yang dikendalikan oleh Arab Saudi dan Uni Emirat Arab. (Najeeb Almahboobi/EPA)

Baca: Saudi Gempur Kampung Milisi Syiah Houthi di Yaman, 30 Tewas Termasuk Wanita dan Anak-anak

Baca: Rudal Balistik Houthi Gagal Meledakkan Kota Mekkah

Baca: Koalisi Arab Bantah Lakukan Serangan Laut ke Houthi

"Pembebasan pelabuhan Hudaida merupakan titik balik dalam perjuangan kami untuk merebut kembali Yaman dari milisi yang membajaknya untuk melayani agenda asing," tambah pernyataan itu.

"Pembebasan pelabuhan adalah awal jatuhnya milisi Houthi dan akan mengamankan pengiriman laut di Selat Bab al-Mandab dan memotong tangan Iran, yang telah lama menenggelamkan Yaman dengan senjata yang menumpahkan darah Yaman yang berharga."

Pelabuhan Laut Merah adalah satu-satunya pelabuhan di bawah kendali Houthi, yang terletak sekitar 150 km barat daya ibu kota, Sanaa.

Menurut Al Arabiya yang berbasis di Dubai, pasukan Yaman telah menguasai distrik selatan kota Nekheila.

Pasukan Koalisi pimpinan Arab Saudi melakukan serangan besar-besaran erhadap pemberonta Houthi di Yaman.
Pasukan Koalisi pimpinan Arab Saudi melakukan serangan besar-besaran erhadap pemberonta Houthi di Yaman. (Najeeb Almahboobi/EPA)

Pelabuhan Hudaida sangat penting untuk aliran pasokan makanan ke negara yang berada di ambang kelaparan.

Jolien Veldwijk, direktur bertindak untuk Care International di Yaman, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa pelabuhan Hudaida sangat penting bagi lembaga bantuan untuk dapat melakukan pekerjaan mereka.

Halaman
12
Penulis: Priyo Suwarno
Editor: Priyo Suwarno
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help