Petugas Angkut Sampah Tetap Bekerja saat Idul Fitri

DLH telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) untuk membersihkan Kota Bontang selama libur lebaran ini.

Petugas Angkut Sampah Tetap Bekerja saat Idul Fitri
TRIBUN KALTIM/CORNEL DIMAS
Ilustrasi sampah rumah tangga. 

BONTANG, TRIBUN - Momen berkumpul dengan sanak keluarga di Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah tak dapat dinikmati maksimal oleh para petugas angkutan sampah. Para pahlawan Adipura tersebut dituntut tetap beraktivitas mengangkut sampah untuk dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Bontang Lestari.

Kepala Seksi Kemitraan Pelayanan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bontang, Lukmanul Hakim mengatakan, volume sampah saat hari lebaran biasanya meningkat signifikan. Dalam satu hari, angkutan sampah mencapai 90-95 ton. Jumlah ini meningkat 25 persen dari hari-hari biasa.

"Mereka dapat kelonggaran. Pagi tak mengangkut sampah, tapi siangnya beraktivitas kembali," ujar Lukman kepada wartawan saat dikonfirmasi, Rabu (13/6).

Ia menjelaskan, pihaknya telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) untuk membersihkan Kota Bontang selama libur lebaran ini. Petugas angkutan sampah mulai bekerja ekstra pada H-1 lebaran. Mereka dijadwalkan bakal mengangkut sampah dua kali lipat dari hari biasanya. Sebanyak 18 unit kendaraan angkutan akan dioperasikan.

Seluruh kendaraan angkutan sampah bakal disiagakan, diantaranya 9 mobil truk sampah, 2 mobil cadangan, 3 mobil arm roll (pengangkut container), tiga mobil pick up dan 1 mobil dinas pembersih sungai dan parit.

"Totalnya ada 150-an orang.. Tapi khusus untuk angkutan sampah ada 59 petugas, yang bekerja saat malam takbiran nanti," katanya.

Langkah ini dilakukan, dikarenakan pada H-1 volume sampah meningkat drastis. Pasalnya, sisa-sisa konsumsi masyarakat untuk persiapan lebaran dibuang pada waktu bersamaan. Lukman berharap saat pelaksanaan salat Id kondisi Bontang sudah dalam keadaan bersih. Sehingga umat Islam yang menjalankan ibadah dan merayakan lebaran juga merasa nyaman.

Sementara untuk petugas penyapu jalan. Selama lebaran sebagian mereka mendapat keringanan untuk tak bekerja. Posisi petugas sapu akan digantikan oleh petugas non-muslim. Sebanyak 28 orang petugas sapu akan bekerja membersihkan ruas jalan protokol selama hari lebaran. (don)

Penulis: Udin Dohang
Editor: Adhinata Kusuma
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help