Pilgub Kaltim 2018

Masih KTP Jakarta, Cagub Kaltim Ini Tidak Bisa Nyoblos

Calon Gubernur Kaltim, Andi Sofyan Hasdam, hanya bisa menyaksikan proses pencoblosan di TPS 05 Bontang Baru

Masih KTP Jakarta, Cagub Kaltim Ini Tidak Bisa Nyoblos
TRIBUN KALTIM/MUHAMMAD FACHRI RAMADHANI
Cagub Kaltim Sofyan Hasdam didampingi sang istri, Neni Moerniaeni 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Calon Gubernur Kaltim, Andi Sofyan Hasdam, hanya bisa menyaksikan proses pencoblosan di TPS 05 Bontang Baru, tempat istrinya Neni Moerniaeni menyalurkan hak pilih.

Sebagai Cagub, Sofyan Hasdam tidak bisa menggunakan hak pilihnya lantaran domisili Kartu Tanda Penduduk (KTP) nya masih tercatat sebagai penduduk DKI Jakarta.

"KTP saya masih alamat Jakarta, dulu pindah kesana waktu Ibu (Neni Moerniaeni, red) terpilih jadi anggota DPR RI. Jadi saya hanya temani Ibu mencoblos," ujar Sofyan Hasdam saat mendampingi Neni di TPS 5 Kelurahan Bontang Baru, Rabu (27/6).

Baca: Unggul Hasil Hitung Cepat Lembaga Survei, Isran Noor Minta Pendukungnya tak Berlebihan

Meski begitu, mantan Walikota Bontang dua periode ini optimis dirinya bersama Rizal Effendi bakal unggul di Pilgub Kaltim. Sofyan bahkan mengaku sudah mendapat firasat lewat mimpi semalam sebelum pencoblosan.

Ia bermimpi berada di puncak gunung. "Insya Allah yakin, semalam saya bermimpi berada di puncak gunung,ö katanya sembari tersenyum.

Usai mendampingi istri dan anak dan menantunya mencoblos, Sofyan Hasdam dan rombongan langsung bergerak memantau proses pencoblosan di sejumlah TPS dalam kota sebelum bertolak ke Samarinda.

Sementara itu dari hasil perhitungan suara di TPS 05 tempat keluarga Sofyan Hasdam memilih, Paslon nomor urut 1, Andi Sofyan Hasdam dan Rizal Effendi, justru kalah tipis dari pasangan nomor 3, Isran-Hadi.

Dari total 241 orang yang menyalurkan hak pilihnya, pasangan Annur hanya meraih dukungan 86 suara, Paslon nomor 2, Jaang-Ferdi 15 suara, Paslon nomor 3, Isran-Hadi 90 suara dan Paslon nomor 4, Rusmadi-Saparuddin 41 suara.

Baca: Hitung Cepat LSI, AGM-Hamdam Unggul di Pilbup PPU, Ini Tanggapan Gafur

Kemenangan mutlak justru diraih oleh pasangan Annur di TPS Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III A Bontang. Hasil rekapitulasi suara di dua TPS Lapas, pasangan Annur memperoleh 315 suara dari total 436 warga binaan yang memilih. "Sudah mas, pasangan nomor urut satu yang menang," kata Awaluddin sipir Lapas Bontang saat dihubungi melalui sambungan selulernya.

Menurut Awaluddin, untuk mengakomodir pemilih di Lapas Bontang pihaknya mendirikan 2 TPS yakni, TPS 12 dan 13. Untuk TPS 12, pasangan urut 1 berhasil memperoleh 164 suara, disusul pasangan nomor urut 4, 34 suara, paslon nomor 3, 13 suara dan posisi bundit Paslon nomor urut 2, memperoleh 11 suara.

Sedangkan, di TPS 13 pasangan Annur unggul 121 suara, disusul Paslon nomor 2, 9 suara, Paslon nomor 3, 13 suara, dan Paslon nomor 4, 33 suara.

Ketua KPU Bontang Suardi saat dikonformasi, memastikan seluruh proses dan tahapan pelaksanaan Pilgub Kaltim di Bontang berjalan aman dan lancar. Ia juga menjamin transparansi hasil perhitungan suara di tingkat TPS tidak akan berubah hingga rekap suara di tingkat kabupaten/kota.

Baca: Tingkat Partisipasi Masyarakat Kutim Turun, Separoh Pemilih Tidak Mencoblos

Sebagai jaminan transparansi, KPU Bontang akan langsung melakukan proses scan dan entry formulir C1 setelah proses pemungutan dan penghitungan suara.

Proses scan form C1 ini ditargetkan rampung pada malam hari dan langsung diunggah di laman situs resmi KPU Bontang. (*)

Penulis: Udin Dohang
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help