Pilgub Kaltim 2018

Sikapi Hasil Pilgub Kaltim, Jaang Mengaku Sudah Legowo, Beri Pesan Khusus untuk Isran - Hadi

Jaang juga memastikan bahwa kekalahan ini tak sampai membuatnya sedih. Namun sebaliknya, dia mengaku sangat bergembira

Sikapi Hasil Pilgub Kaltim, Jaang Mengaku Sudah Legowo, Beri Pesan Khusus untuk Isran - Hadi
TRIBUN KALTIM/CORNEL DIMAS SATRIO KUSBIANANTO
Syaharie Jaang dan istrinya, Puji Setyowati menunjukkan surat suara Pilkada Kaltim 2018 sebelum mencoblos di TPS 22 RT 23 Kelurahan Karang Asam Ilir, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda, Rabu (27/6/2018). 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Doan Pardede

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Calon Gubernur Kaltim nomor urut 2 yang juga Walikota Samarinda Syaharie Jaang mengaku sudah legowo dan menerima kekalahan dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Kaltim tahun 2018.

Hal ini diungkapkan ketika memberikan sambutan dalam acara Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Samarinda 2016 - 2021 yang digelar di lantai 6 kantor Bank Kaltimtara, Jalan Sudirman, Kamis (28/6/2018).

Acara ini sendiri dihadiri para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan ASN di lingkungan Pemkot Samarinda, serta para undangan lainnya. Jaang menyebut, seluruh hadirin yang hadir tentunya sudah mengetahui hasil sementara pemungutan suara Pilgub Kaltim.

Baca: Temukan Pelanggaran saat Pencoblosan? Bawaslu Beri Waktu 7 Hari untuk Melapor

"Pilgub Kaltim sudah selesai. Itulah hasil daripada kemenangan masyarakat Kaltim yang harus kita syukuri. Itu adalah bagian dari Ikhtiar dan usaha politik, yang semuanya sudah digariskan Allah SWT," ujarnya.

Jaang juga memastikan bahwa kekalahan ini tak sampai membuatnya sedih. Namun sebaliknya, dia mengaku sangat bergembira atas hasil yang sudah dicapai.

"Dan saya, setetes pun tidak menetes air mata saya, bahkan saya bergembira. Sampai saya pulang tadi malam, orang masih berkumpul di rumah saya. Saya bilang, Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) sudah selesai. Kita hormati proses politik. Itulah yang terbaik. Ada rahasia Allah yang kita tidak tahu," ujarnya.

Baca: Habiskan Masa Kecilnya di Yordania, Kate Middleton Sempat Belajar Bahasa Arab

Kepada media yang hadir, Jaang mengaku sudah punya perhitungan sendiri seputar pemungutan suara, dan hasilnya dia kalah. Dia juga ingin masyarakat tahu bahwa dia sudah legowo menerima kekalahan. Bahkan beberapa hari sebelum Pilkada ini, kata Jaang, dia dan keluarga sebenarnya sudah memprediksi hasil yang bakal dicapai.

"Kalau saya menentang apa yang sudah dihasilkan Pilgub ini, berarti saya sudah menentang takdir Allah," ujarnya.

Jaang juga menyebut bahwa ada banyak pelajaran berharga yang didapat dari hasil Pilgub Kaltim ini, khususnya untuk terus fokus membangun Kota Samarinda. Bisa saja, kata dia, ada masyarakat yang belum puas sehingga hasil suara yang diperoleh dari Kota Samarinda tidak sesuai dengan yang diharapkan.

Baca: Kebutuhan Uang Tunai Selama Puasa dan Lebaran Melampaui Prediksi BI Kaltim

Halaman
12
Penulis: Doan E Pardede
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved