Pilgub Kaltim 2018

Hasil Hitung Cepat Pilgub Kaltim, Rizal dan Jaang Kalah di Kandangnya

Hitung cepat (quick count) yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah mulai bisa diakses sejak Kamis (28/9) kemarin.

Hasil Hitung Cepat Pilgub Kaltim, Rizal dan Jaang Kalah di Kandangnya
TRIBUN KALTIM/BUDHI HARTONO
Panitia Pemilihan Kecamatan Samarinda Kota, menghitung perolehan suara dari lima (5) kelurahan, Jumat (11/12/2015). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Hitung cepat (quick count) yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah mulai bisa diakses sejak Kamis (28/9) kemarin. Melalui situs infopemilu.kpu.go.id, masyarakat bisa melihat langsung perolehan suara pilkada di seluruh provinsi, termasuk Pilgub Kaltim.

Hasil hitung cepat ini berdasarkan hasil pindai formulir C1 dari TPS yang dikirimkan KPU Kabupaten/Kota ke KPU Pusat. Diketahui form C1 adalah formulir hasil pemungutan suara di TPS yang telah ditandatangani pihak TPS, Panwaslu, hingga saksi pasangan calon.

Hingga Jumat (29/6) pukul 12.00 WITA, persentase suara masuk telah mencapai 97, 45 persen berdasarkan formulir scannan C1 (bukan fisik C1) yang telah dikirimkan dari kecamatan hingga kabupaten/kota kepada KPU.

Totalnya, sudah terdata sekitar 7.101 TPS dari keseluruhan TPS di Kaltim sebanyak 7.287. Komisioner KPU Kaltim Ida Farida membenarkan adanya hitung cepat dalam website KPU yang Tribun akses tersebut.

Baca: Isran-Hadi Menang, Pendukungnya Siap Jalan Kaki Bontang-Samarinda Sejauh 122 Km

"Iya, jadi itu berdasarkan C1 dari tiap TPS yang di-scan di tiap kabupaten/kota. Masing-masing kabupaten/kota meng-input C1 yang sudah terkumpul. Sesuai jadwal kan untuk rekapan kecamatan sudah boleh sampai dengan 4 Juli. Nanti 4 Juli mulai lagi rekap hingga ke provinsi hingga 9 Juli," ujarnya.

Apakah hasil hitung cepat yang di-upload di website KPU tersebut bisa menjadi indikator hasil rekapitulasi KPU Kaltim pada 9 Juli nanti, juga dibenarkan Ida Farida. "Oh, iya itu. Kecuali, jika direkap ada permasalahan. Misal, Bawaslu inginkan ada pemilihan ulang di beberapa TPS. Bisa jadi ada perubahan. Atau ada hal di luar konteks, misalnya ada yang coblos dua kali. Nah, rekap itu dilakukan untuk memperbaiki hal itu," jelas Ida Farida.

Meski demikian, Ida menyebut juga bahwa hasil hitung cepat ini bisa dijadikan patokan akan apa yang nanti terpublish di rekapitulasi hasil suara KPU provinsi hingga 9 Juli mendatang.

Baca: Bertemu Mahathir Mohamad, Megawati Tanya Strategi Menang Pilpres Malaysia

"Hari ini sepertinya sudah ter-upload semua (100 persen). Kalau itu sudah terupload semua, itu bisa jadi patokan (untuk 9 Juli). Kalaupun ada persoalan, sejauh ini kan hanya ada dua saja yang lakukan pencoblosan ulang," ucapnya.

Adanya pernyataan KPU sebelumnya, bahwa KPU tak lakukan quick count juga ditanggapi juga Ida Farida. "Maksudnya, KPU keperluannya bukan untuk itu (quick count). Jadi, hasil quick count bisa dilihat, tetapi bukan untuk ditetapkan," ungkapnya.

Ada hal menarik seputar data hasil penghitungan suara Pilgub Kaltim. Sejumlah calon gubernur maupun wakil gubernur justru kalah di kandang atau kota dimana ia menjabat sebagai Walikota. Hal ini dilihat dari Balikpapan yang telah menyelesaikan 100 persen scan C1 dari 1.363 TPS.

Baca: Kemenangan Khairul - Effendhi di Pilkada Tarakan Dianggap Dapat Menular di Pemilu 2019

Halaman
12
Penulis: Anjas Pratama
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved