Darurat Narkoba

Pintu Aula Ditutup, Puluhan Prajurit Laksanakan Tes Urine Dadakan

Tes urine dadakan dilakukan personel Kodim 0910/Malinau (Mln) yang terdiri dari Makodim, Koramil 0910-03/Malinau.

Pintu Aula Ditutup, Puluhan Prajurit Laksanakan Tes Urine Dadakan
HO/Penerangan Korem 091/ASN
Tes urine dadakan dilakukan personel Kodim 0910/Malinau (Mln) yang terdiri dari Makodim, Koramil 0910-03/Malinau Kota dan Koramil 0910-07/Mentarang. 

Laporan wartawan tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, MALINAU - Tes urine dadakan dilakukan personel Kodim 0910/Malinau (Mln) yang terdiri dari Makodim, Koramil 0910-03/Malinau Kota dan Koramil 0910-07/Mentarang.

Sebanyak 68 prajurit TNI mengikuti tes urine guna mencegah dan meminimalisir penyalahgunaan narkoba oleh prajurit TNI.

Tes urine itu dipimpin langsung oleh Dandim 0910/Malinau Letkol Kav Yudi Suryatin.

Kegiatan diawali dengan jam komandan, dan atas koordinasi dengan Pasi Pers Kodim untuk seluruh personel Makodim dan Jajaran Koramil agar mengikuti jam komandan.

Setelah itu, aula ditutup rapat staf Intel bersama Provost selanjutnya menggiring satu persatu personel Kodim ke kamar kecil untuk pengambilan urine, kemudian sampel urine tersebut diserahkan kepada petugas Kesehatan untuk pengecekan.

Baca: Kominfo Berau Prioritaskan Jaringan Internet di 38 Kampung

Hasilnya seluruh urine prajurit dinyatakan bebas dari zat narkotika.

"Presiden Jokowi sebagai kepala negara menyatakan negara dalam kondisi darurat narkoba, dan Pemerintah sudah komitmen untuk sama-sama memerangi narkoba," ucap Dandim 0910/Malinau Letkol Kav Yudi Suryatin, melalui rilis Penerangan Korem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN), Jumat (29/6/2018).

Hal tersebut ditindaklanjuti oleh pimpinan TNI diantaranya Panglima TNI dan Kasad termasuk Komando atas, yang akan memberikan sanksi berat (pemecatan) apabila masih ditemukan personel TNI AD yang terlibat narkoba, baik sebagai pengedar maupun pengguna narkoba.

Baca: Pemkot Apresasi Warga Balikpapan dalam Pilgub Kaltim Berjalan Damai

"Oleh karena itu marilah kita bersama-sama taat kepada hukum dan saling mengingatkan dalam pemberantasan narkoba ini, baik perorangan maupun bersama instansi berwenang lainnya seperti BNN," ungkapnya.

Diharapkan agar prajurit juga menginformasikan kepada anggota keluarganya tentang bahaya narkoba, agar tidak mencoba-coba terlibat dalam masalah narkoba.

"Dengan terbebasnya kita dari lingkaran narkoba akan mewujudkan keluarga yang harmonis, berprestasi serta menjadi keluarga yang sehat sehingga terwujud kesejahteraan dalam keluarga kita," tutupnya. (*)

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved