Tekan Angka Pengangguran, Disnakertrans Awasi Rekruitmen Tenaga Kerja

Awal tahun 2018 lalu, DPRD Berau telah mengesahkan Peraturan Daerah (Perda) tentang perlindungan tenaga kerja lokal.

Tekan Angka Pengangguran, Disnakertrans Awasi Rekruitmen Tenaga Kerja
TRIBUN KALTIM/GEAFRY NECOLSEN
Perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Berau dituntut memberikan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi pekerja lokal di perusahaan, sehingga tidak ada alasan bagi perusahaan untuk merekrut pekerja dari luar daerah. 

Laporan wartawan Tribun Kaltim, Geafry Necolsen

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Awal tahun 2018 lalu, DPRD Berau telah mengesahkan Peraturan Daerah (Perda) tentang perlindungan tenaga kerja lokal.

Sesuai namanya, perda ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi  sekaligus memberikan peluang yang lebih besar kepada tenaga kerja lokal.

Namun, perda ini tidak akan optimal tanpa upaya pemerintah daerah melakukan kerjasama dengan investor dan juga manajemen perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Berau. Untuk itu, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertans) Berau, berupaya melakukan koordinasi dengan manajemen perusahaan, terutama terkait penerimaan tenaga kerja baru.

Kepala Disnakertrans Berau, Apridoh Piarso mengatakan, pihaknya terus memantau proses rekruitmen tenaga kerja.

Baca: Brimob Masih Siaga di Kantor KPU Kaltim, Walikota Tekankan Pentingnya Kondusifitas

“Sejauh ini sebagian besar perusahaan sudah memahami perda kita. Tapi kami juga tidak ingin kecolongan, jadi kami terus memberikan imbauan dan peringatan agar perusahaan mengutamakan tenaga kerja lokal yang sesuai dengan komptensi dan kebutuhan mereka,” jelasnya, Minggu (1/7/2018).

Disnakertrans, kata Apridoh, siap membantu rekruitmen tenaga kerja.

“Karena kami juga lakukan seleksi, apakah pelamar ini sudah memiliki kartu kuning (pencari kerja) atau tidak? Kami juga melihat KTP-nya, apakah benar sudah menetap lama di Berau, sehingga perda perlindungan tenaga kerja lokal ini bisa berjalan optimal," paparnya.

Baca: Pasca Arus Balik, Jumlah Penduduk Berau Diprediksi Meningkat

Selain mengutamakan tenaga kerja lokal, dengan perda ini, perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Berau juga harus memberikan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi pekerja lokal di perusahaan, sehingga tidak ada alasan bagi perusahaan untuk merekrut pekerja dari luar daerah.

“Pekerja lokal harus diberi pelatihan, sehingga bisa memenuhi kebutuhan perusahaan. Untuk tenaga ahli mungkin saat ini memang masih bisa rekrut pekerja dari luar daerah, tetapi harus ada transfer ilmu dan pengalaman, sehingga kebutuhan tenaga ahli di bidang tertentu ini, suatu saat bisa saja diambil dari pekerja lokal,” tandasnya.

Seperti diketahui, Banyak investor yang menanamkan modalnya di Kabupaten Berau. Apalagi setelah harga batu bara dan Crude Palm Oil (CPO) terus bergerak naik.

Baca: Takluk dari Uruguay, Cristiano Ronaldo Bakal Pensiun dari Timnas Portugal?

Sejumlah perusahaan terutama sektor batu bara dan perkebunan sawit pun melakukan rekruitmen tenaga kerja besar-besaran.

Tanpa regulasi yang mengatur ketenagakerjaan, perusahaan swasta dikhawatirkan akan merekrut tenaga kerja dari luar daerah, bahkan dari luar negeri seperti yang banyak terjadi akhir-akhir ini.

Melihat kondisi itu, Pemkab Berau pun mengambil langkah antisipasi, dengan membuat Perda Perlindungan Tenaga Kerja Lokal, untuk menekan jumlah pengangguran dan angka kemiskinan.

 

Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved