Insemenasi Buatan Diklaim Tingkatkan Populasi Sapi Ternak

, metode ini dianggap lebih menghemat anggaran, namun dengan tujuan yang sama, yakni memperbanyak populasi sapi

Insemenasi Buatan Diklaim Tingkatkan Populasi Sapi Ternak
Tribun Kaltim/Geafry Necolsen
Kawin suntik atau Insemenasi Buatan tingkat keberhasilannya diklaim cukup tinggi, menghasilkan pedet atau anak sapi. 

TRIBUNKALTIM.CO – Untuk meningkatkan populasi sapi, selama ini pemerintah memberikan bantuan berupa sapi untuk dikembangbiakan. Namun cara ini secara bertahap mulai dirubah, dengan cara kawin suntik atau Insemenasi Buatan, yang tingkat keberhasilannya diklaim cukup tinggi menghasilkan pedet atau anak sapi.

Selain itu, metode ini dianggap lebih menghemat anggaran, namun dengan tujuan yang sama, yakni memperbanyak populasi sapi, sehingga diharapkan dapat memenuhi kebutuhan daging sapi lokal.

Kepala Seksi Bina Usaha, Dinas Pertanian dan Peternakan Berau, Widodo mengatakan metode ini merupakan salah satu program nasional dari Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jendral Peternakan.

Baca: Apel Pagi Dipindah Ke Aula, Setelah Itu Prajurit TNI dan PNS Ikuti Test Narkoba

"Jadi Inseminasi Buatan (IB), Pemeriksaan Kebuntingan (PKB), Pencatatan Kelahiran dan Gangguan Reproduksi (Gangrep) sudah menjadi program nasional. Pemerintah tidak lagi memberikan bantuan sapi secara langsung kepada peternak tahun ini tetapi melalui program IB Peternak bisa mendapatkan pelayanan ini secara gratis,” kata Widodo, Senin (2/7/2018).

Data Dinas Pertanian dan Peternakan Berau, sepanjang Tahun 2017 sebanyak 1.598 ekor sapi telah mendapat Inseminasi Buatan dengan kelahiran 495 pedet atau anak sapi. Jumlah ini bisa terus bertambah mengingat hasil Pemeriksaan Kebuntingan (PKB), masih ada 941 sapi dengan waktu kehamilan kurang lebih 9 bulan 10 hari.

Tahun 2017 lalu, Kabupaten Berau ditargetkan oleh pemerintah pusat untuk melakukan Insemenasi Buatan sebanyak 800 ekor. Itu artinya, Kabupaten Berau telah melebihi target menjadi 1.598 sapi dan ditahun 2018 ini, target Insmenasi Buatan sebanyak 1.000 ekor sapi.

Baca: Pasca Pipa Minyak Pertamina Tersangkut Jangkar Kapal, KSOP Ubah Kebijakan di Teluk Balikpapan

Untuk program ini, pemerintah pusat telah menganggarkan dana untuk Insemenasi Buatan dari APBN untuk 800 ekor sapi, ditambah lagi anggaran dari Pemerintah Kbaupaten Berau sendiri sebanyak 200 ekor sapi.

Widodo optimistis, program ini akan kembali melampaui target, mengingat tingkat keberhasilan yang cukup tinggi, membuat partisipasi peternak dalam program ini juga semakin tinggi.

“Karena yang diuntungkan adalah peternak sendiri. Di sisi lain, masyarakat juga diuntungkan dengan ketersediaan daging sapi lokal, yang diharapkan dapat menjaga kestabilan harga daging sapi,” tandasnya.

Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved