Pilgub Kaltim 2018

Beberkan Dugaan Money Politic, Bawaslu Segera Panggil Gubernur

Tetapi berikan bukti awal sebagai petunjuk bahwa jika benar adanya indikasi dugaan money politic.

Beberkan Dugaan Money Politic, Bawaslu Segera Panggil Gubernur
Tribun kaltim/Budhi Hartono
Saipul Bachtiar (Ketua Bawaslu Prov. Kaltim) 

TRIBUNKALTIM.CO - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kaltim segera memanggil Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak untuk dimintai keterangan terkait dugaan pelanggaran money politics di Pilgub Kaltim

Ini ditegaskan Ketua Bawaslu Kaltim, Saipul Bachtiar kepada wartawan di ruang kerjanya, Jalan MT Hariyono, Samarinda. 

"Karena ini pemilihan kepala daerah gubernur, beliau ini (Awang Faroek)  sebagai penanggungjawab umum disuatu daerah," kata Saipul menjelaskan posisi Gubernur Kaltim dalam struktur di pemerintahan sebagai penanggungjawab umum, Selasa (3/7/2018) siang.

Baca: KM Lestari Maju Dikabarkan Tenggelam saat Berlayar di Perairan Selayar

Menurut Saipul, Gubernur seharusnya dapat menyampaikan langsung fakta atau data awal kepada pengawas pemilu.

Bawaslu tidak perlu bukti atau data awal secara keseluruhan. Tetapi berikan bukti awal sebagai petunjuk bahwa jika benar adanya indikasi dugaan money politic.

"Kami siap menerima itu (bukti awal). Namun dari waktu yang semakin berjalan, tidak menutup kemungkinan Bawaslu akan memanggil yang bersangkutan (Gubernur) untuk menyampaikam informasi dan data konkret," tutur Saipul.

Baca: Jangan Biarkan Jambret Beraksi, Ini Caranya agar Terhindar dari Aksi Kejahatan di Jalan Raya

Jika Gubernur Kaltim memiliki data ataupun bukti itu, Bawaslu mengapresiasi dan menindaklanjuti ke tahap berikutnya. Bukti awal atau permulaan yang diperlukan Bawaslu misalnya, sebut Saipul, seperti container (cargo diduga berisikan uang) kapan dan dari mana datangnya? 

"Kemana kami bisa telusuri itu. Kami akan tindaklanjuti. Kalau misalnya ada bagi-bagi uang atau apa, minimal ada saksi atau alat bukti foto atau video, kita akan tindaklanjuti itu," janji Saipul.

Seperti yang diberitakan, saat acara Focus Group Discussion (FGD), Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak mengungkapkan adanya indikasi dugaan money politics di Pilgub Kaltim.  

Pernyataaan itu disampaikan Awang dihadapan peserta dan terbuka di Gedung Pemprov Kaltim, Senin (2/7/2018) kemarin.

Baca: Jangan Biarkan Jambret Beraksi, Ini Caranya agar Terhindar dari Aksi Kejahatan di Jalan Raya

"Saya pernah mengatakan saat memimpin rapat kepala daerah, ada uang yang datang, tidak lewat transfer bank. Tapi lewat kargo dari Singapura. Kan tinggal kita pembuktiannya aja lagi," kata Awang dalam forum tersebut.

Bahkan, Awang mengaku bersedia diperiksa Polda Kaltim jika ia diminta keterangan terkait dugaan pelanggaran pilgub.

Penulis: Budhi Hartono
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved