Pilgub Kaltim 2018

Begini Respon Polda Kaltim terhadap Pernyataan Gubernur Kaltim Soal Money Politics di Pilgub

"Baiknya disalurkan sesuai sistem yang sudah ada, sehingga tidak berpolemik di media," harapnya.

Begini Respon Polda Kaltim terhadap Pernyataan Gubernur Kaltim Soal Money Politics di Pilgub
TRIBUN KALTIM / DOAN E PARDEDE
Suasana FGD bertema "Menjaga Kondusifitas Kaltim Pasca Pemungutan Suara Pemilihan Kepala Daerah Serentak (Pilkada) Serentak Tahun 2018" yang digelar di Ruang Ruhui Rahayu, Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada, Senin (2/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Muhammad Fachri Ramadhani

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak siap bersaksi di hadapan aparat penegak hukum. Hal itu diutarakannya saat jadi pembicara di acara Focus Group Discussion (FGD) di Samarinda.

Awang mengkritisi adanya dugaan politik uang yang dilakukan salah satu Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim 2018 pada perhelatan Pilgub Kaltim 2018.

Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Ade Yaya Suryana, saat dikonfirmasi Tribunaltim.co, mengatakan bahwa pihaknya menunggu laporan resmi dari Gubernur Kaltim terkait indikasi money politics.

"Polisi tidak bisa beraksi atas statement. Kaitannya dengan tindak lanjut hukum, tentu yang bersangkutan harus melakukan pelaporan. Selama tidak ada laporan, gimana kita mau proses tindak lanjut?" ujarnya, Selasa (3/7/2018).

Baca juga:

Nilai Tukar Dolar terhadap Rupiah Capai Rp 14.425, Sejumlah Ekonom Angkat Bicara

Begini Respon Polda Kaltim terhadap Pernyataan Gubernur Kaltim Soal Money Politics di Pilgub

Proses PPDB Online Tak Optimal, PGRI: Disdik Harus Beri Ketegasan, Sementara Gunakan Pola Manual

Susun Komposisi Timnas U-23 Asian Games, Luis Milla Pastikan 2 Posisi Ini Ditempati Pemain Senior

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved