Jalan Oloy dan Kayu Batu di Muara Muntai Rusak, Mahasiswa Galang Donasi Untuk Perbaikan

Kondisi jalan rusak yang berbatasan langsung dengan Sungai Mahakam ini masih berupa tanah.

Jalan Oloy dan Kayu Batu di Muara Muntai Rusak, Mahasiswa Galang Donasi Untuk Perbaikan
Istimewa
Akses Jalan Oloy di Desa Kayu Batu, Kecamatan Muara Muntai, Kukar, ini rusak parah. Warga Muara Muntai menggelorakan Gerakan Donasi Rp 5.000 yang hingga kini sudah terkumpul Rp 15 juta 

TRIBUNKALTIM. CO, TENGGARONG - Masyarakat Kecamatan Muara Muntai, Kabupaten Kutai Kartanegara memggelorakan Gerakan Donasi Rp 5.000 untuk memperbaiki akses Jl Oloy dan Jl Kayu Batu di Desa Kayu Batu yang rusak parah.

Bahkan, sejumlah mahasiswa asal Muara Muntai menggalang dana di jalanan Tenggarong untuk perbaikan jalan di 2 titik tersebut dalam beberapa hari terakhir.

"Jalan Oloy rusak sekitar 100 meter lebih, kalau kerusakan Jalan Kayu Batu hampir satu kilometer," kata Sopan Sopian, Kepala Desa Muara Muntai Ulu, Selasa (3/7/2018).

Baca: Keluarga Korban Letakkan Batu Tanda Dimulainya Pembangunan Monumen Korban KM Sinar Bangun

Kondisi jalan rusak yang berbatasan langsung dengan Sungai Mahakam ini masih berupa tanah.

"Jalan rusak ini sudah lama. Longsor yang di Jalan Oloy sudah 5 tahunan, sedangkan kerusakan di Kayu Batu sekitar 20 tahunan," ujarnya.

Akses jalan rusak ini dimanfaatkan warga di sejumlah desa, seperti Desa Jantur, Tanjung Batu, Batu, Rebaq Rinding, Pulau Harapan, Muara Muntai Ilir dan Muara Muntai Ulu, bahkan warga dari luar daerah, seperti Kecamatan Muara Pahu dan Penyinggahan, Kutai Barat.

Kerusakan jalan bertambah parah jika turun hujan. Kondisi jalan becek dan lubang jalan digenangi air. Akses jalan ini kerap dikeluhkan warga dan para pengguna jalan.

Baca: Neymar Jatuh Berguling-guling Sambil Mengerang Kesakitan, Pelatih Meksiko: Ini Memalukan

"Pengendara motor sering jatuh karena jalanan licin dan becek. Adapula mobil yang nyaris mau masuk sungai sehingga warga ramai-ramai menariknya," tuturnya.

Akses jalan rusak di kedua titik ini belum pernah sekalipun tersentuh perbaikan. Dari Gerakan Donasi Rp 5.000 yang dilaksanakan sebelum ramadan, kini donasi sudah terkumpul Rp 15 juta.

"Dana yang terkumpul ini akan dibelikan batu untuk menambal jalan yang rusak," ucap Sopian. 

Penulis: Rahmad Taufik
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved