Pemkab Berau Hibahkan Lahan untuk Karantina Ikan

balai karantina ikan ini sangat dibutuhkan. Pasalnya, kata Yunda, Kabupaten Berau memiliki potensi perikanan

Pemkab Berau Hibahkan Lahan untuk Karantina Ikan
Tribun Kaltim/Geafry Necolsen
Wakil Bupati Berau, Agus Tantomo menyerahkan lahan yang dihibahkan ke Kementerian Kelauatan dan Perikanan untuk dibangun Balai Karantina Ikan. 

TRIBUNKALTIM.CO – Pemkab Berau telah menghibahkan lahan untuk pembangunan balai karantina ikan, yang rencananya akan dibangun tidak jauh dari Bandara Kalimarau.

Kepala Bidang Budidaya Perikanan, Dinas Perikanan Kabupaten Berau, Yunda Zuliarsih mengatakan, balai karantina ikan ini sangat dibutuhkan. Pasalnya, kata Yunda, Kabupaten Berau memiliki potensi perikanan baik ikan tangkap maupun ikan hasil budidaya, yang dikirim ke berbagai daerah di Indonesia, bahkan sebagain lagi diekspor ke luar negeri.

“Selama ini, pengiriman hasil laut selalu dikirim melalui Kota Tarakan dan Balikpapan, kita sudah lama memerlukan Balai Karantina. Oleh Kementerian Kelauatan dan Perikanan, kita akan dibangunkan Balai Karantina Ikan yang rencananya dibangun 2019 nanti,” kata Yunda kepada Tribunkaltim.co, Selasa (3/7/2018).

Baca: Jalan Oloy dan Kayu Batu di Muara Muntai Rusak, Mahasiswa Galang Donasi Untuk Perbaikan

Yunda mengatakan, hibah lahan ini akan menguntungkan Kabupaten Berau. Pasalnya, keberadaan Balai Karantina Ikan ini nantinya akan disertai dengan unit pengolahan ikan.

Selain itu, kata Yunda, keberadaan Balai Karantina Ikan juga akan membantu Pemkab Berau untuk melakukan monitoring atau pengawasan, ikan hasil tangkapan dan budidaya nelayan.

“Seluruh jalur keluar produk perikanan Berau akan termonitoring dari kualitas dan kuantitasnya. Kita bisa mengetahui, berapa jumlah ikan yang dipasarkan ke luar daerah. Kita juga bisa tahu, apakah itu jenis ikan yang dilindungi di daerah kita atau tidak,” jelasnya.

Baca: Pencarian Korban KM Sinar Bangun Dihentikan, Seorang Ibu Menjerit Memanggil Nama Siti Arbiah

Seperti diketahui, Kabupaten Berau saat ini tengah berupaya melindungi beberapa jenis hiu yang menurut undang-undang memang bukan spesies yang dilindungi.

Namun eksploitasi berlebihan juga dikhawatirkan membuat populasi ikan hiu seperti hiu yang jadi daya tarik wisatawan ini akan menurun drastis.

Beberapa jenis ikan lainnya yang pemanfaatannya terbatas, seperti ikan napoleon juga akan terlindungi dengan keberadaan Balai Karantina Ikan.

“Karena selama ini nelayan-nelayan dari luar daerah, menangkap ikan di Berau tidak bisa kami pantau. Mereka (nelayan) menjual ikan ke luar daerah melalui karantina ikan di Balikpapan dan Tarakan,” paparnya.

Baca: Banyak Hadiah, Nasabah masih Suka Simpan Uang di Tabungan

Karena itu, keberadaan Balai Karantina Ikan ini diharapkan dapat membantu Pemkab Berau dalam upaya melindungi berbagai jenis spesies biota laut yang menjadi objek wisata andalannya.

Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved