Pilgub Kaltim 2018

93.000 Lembar Surat Suara Terbuang Sia-sia, Angka Golput Pilgub Kaltim di Paser 45 Persen!

Angka partisipasi pemilih Kabupaten Paser di Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018 sebesar 55 persen.

93.000 Lembar Surat Suara Terbuang Sia-sia, Angka Golput Pilgub Kaltim di Paser 45 Persen!
tribun kaltim/sarassani
Kapolres Paser AKBP Roy Satya Putra (tengah) bersama jajarannya usai rapat koordinasi di KPU Paser, Selasa (19/6/2018). 

Laporan wartawan Tribun Kaltim Sarassani

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER – Angka partisipasi pemilih Kabupaten Paser di Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018 sebesar 55 persen.

Dibandingkan tingkat partisipasi pemilih Pilgub Kaltim 2013 sebesar 54,7 persen, tingkat partisipasi pemilih di Pilgub Kaltim 2018 lebih baik 0,3 persen.

Hal ini disampaikan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Paser Eka Yusda Indrawan usai Rapat Pleno Rekapitulasi dan Penetapan Hasil Perhitungan Suara Pilgub Kaltim 2018 di Kyriad Sadurengas Hotel, Rabu (4/7/2018).

“Kita dapat angka 55 persen, tidak terpaut jauh Pilgub 2013 sebesar 54,7, jadi ada kenaikan sedikit dari Pilgub 2013,” kata Eka Yusda Indrawan.

Baca: Pilrek Unmul Kali Ini Diikuti Lebih Sedikit Bakal Calon

Dengan demikian, lanjut Eka, mereka yang tidak menggunakan hak pilihnya (golput) sebanyak 45 persen.

“Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kabupaten Paser untuk Pilgub Kaltim 2018 sendiri sebanyak 173.229 pemilih, belum termasuk pemilih yang menggunakan KTP elektronik (e-KTP) dan Surat Keterangan (Suket) di Pilgub,” ucapnya.

Tinggi rendahnya tingkat partisipasi pemilih ini menurut Eka, tak lepas dari peran keempat aktor dalam setiap Pemilu, yakni penyelenggara Pemilu, pasangan calon (paslon) dan tim pemengan paslon, masyarakat pemilih dan pemerintah daerah sebagai fasilitator penyelenggaraan Pemilu.

Namun hari pencoblosan yang ditetapkan tak lama setelah masa libur Lebaran dan cuti bersama, saat dimana pelajar (pemilih pemula) banyak yang libur sekolah dan orangtuanya masih banyak di kampung, sehingga ikut pemicu rendahnya partisipasi pemilih. 

Baca: Jaang-Ferdi Hormati Keputusan KPU Kaltim

“Memang sangat disayangkan, setidaknya 93.000 lembar surat suara yang terbuang sia-sia karena tidak digunakan oleh mereka yang golput. Yang secara tidak langsung lebih banyak lagi, misalnya biaya pergeseran logistik yang mengakomodir semua pengguna hak pilih, tapi hanya sebagian yang menggunakan hak pilihnya,” jelasnya. 

Halaman
12
Penulis: Sarassani
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help