Dengan Mobile JKN, Mengurus BPJS Tidak Ribet Lagi

Dalam kesempatan itu, BPJS Kesehatan menyosialisasikan aplikasi Mobile JKN (Jaminan Kesehatan Nasional).

Dengan Mobile JKN, Mengurus BPJS Tidak Ribet Lagi
TRIBUN KALTIM/GEAFRY NECOLSEN
BPJS Kesehatan memberikan sosialisasi tentang penggunaan aplikasi Mobile JKN yang bisa memudahkan peserta BPJS Kesehatan dalam mendapatkan pelayanan kesehatan. 

Laporan wartawan Tribun Klatim, Geafry Necolsen

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - BPJS Cabang Balikpapan dan Berau menggelar pertemuan dengan sejumlah media, termasuk Tribunkaltim.co, Rabu (4/7/2018) yang baru berakhir pukul 17.00 wita tadi.

Dalam kesempatan itu, BPJS Kesehatan menyosialisasikan aplikasi Mobile JKN (Jaminan Kesehatan Nasional).

Kepala Cabang BPJS Balikpapan Endang Diarti, didampingi Kepala Operasional BPJS Kesehatan Berau, Johansyah mengatakan, melalui apalikasi Mobile JKN ini, masyarakat tidak perlu lagi sibuk dengan segala bentuk layanan BPJS.

“Peserta maupun calon peserta bisa langsung mengunduh aplikasi ini di Playstore, setelah itu langsung mendaftar dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor peserta BPJS Kesehatan,” kata Endang.

Baca: Pilgub Kaltim 2018 di Balikpapan Catat Sejarah Baru, Tapi. . .

Bagi calon peserta yang hendak mendaftar, juga melalui prosedur yang, hanya saja nomor peserta akan diperoleh setelah melalui berbagai tahapan pengsisian biodata calon peserta.

Penggunaan aplikasi ini cukup mudah, karena menggunakan bahasa Indonesia dan kata-kata yang mudah dipahami.

Endang menjelaskan, keuntungan menggunakan aplikasi ini, peserta tidak perlu lagi bolak-balik dan mengantre di kantor BPJS.

“Layanannya cukup lengkap, mulai dari pendaftaran sampai dengan pindah fasilitas kesehatan,” paparnya.

Baca: PSS Sleman Optimistis Rebut Poin di Tandang Balikpapan dan Palangkaraya

Ditambahkannya, peserta BPJS Kesehatan bisa memberikan masukan, jika kurang puas dengan layanan fasilitas kesehatan yang di dapat, termasuk memilih untuk mutasi.

Mutasi tidak hanya terbatas fasilitas antar kecmatan, tapi juga antar kabupaten/kota.

Aplikasi ini bisa diundung secara gratis.

Baca: Apakah Paslon Pilgub Kaltim Masih Bisa Didiskualifikasi, Ini Penjelasan Bawaslu

Penggunaan aplikasi ini untuk memudahlan para peserta BPJS.

“Sesuai dengan program pemerintah, untuk memastikan seluruh masyarakat mendapat jaminan kesehatan,” tandasnya. (*)

Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help