Layanan BPJS Kesehatan

Kepala BPJS Kesehatan Samarinda Langsung jadi Petugas Frontliner di Kutai Kartanegara

Seluruh pejabat BPJS mulai dirut, direksi wilayah dan kepala cabang turun merasakan langsung bagaimana sih jadi petugas frontliner.

Kepala BPJS Kesehatan Samarinda Langsung jadi Petugas Frontliner di Kutai Kartanegara
TRIBUN KALTIM/RAHMAT TAUFIQ
Kepala BPJS Kesehatan Samarinda menjadi frontliner dan melayani langsung peserta JKN-KIS yang datang ke Kantor BPJS Kukar, Rabu (4/7/2018). Kegiatan Executive Frontliner ini digelar untuk memeringati HUT ke-50 BPJS sekaligus memastikan pelayanan prima di seluruh Kantor BPJS. 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Tak seperti biasanya, Kepala BPJS Kesehatan Samarinda, Nurifansyah, turun langsung melayani warga yang datang ke Kantor BPJS Kukar di Jalan Imam Bonjol Tenggarong, Rabu (4/7/2018). Ifan, panggilan akrab Nurifansyah, menggantikan sementara petugas frontliner di loket pelayanan cepat.

"Pagi-pagi kami datang ke Kantor BPJS Kukar untuk melayani warga. Dalam kegiatan executive frontliner ini, seluruh pejabat BPJS, mulai dirut, direksi wilayah dan kepala cabang turun merasakan langsung bagaimana sih jadi petugas frontliner," kata Ifan. Kegiatan ini baru dilaksanakan tahun ini guna merayakan HUT ke-50 BPJS. Selain itu, lanjutnya, manajemen ingin memastikan pelayanan di Kantor BPJS Kukar terhadap peserta BPJS berjalan dengan baik.

"Kami ingin mewujudkan komitmen pelayanan yang berorientasi pada kepuasan dan loyalitas, kami ingin melihat langsung indikator kepuasan peserta JKN-KIS (Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat) di Kukar," ujarnya.

Ia menerangkan, ada beberapa variabel kepuasan bagi peserta BPJS, mulai dari sikap petugas, seperti keramahan dan kejelasan dalam memberikan informasi yang dibutuhkan serta tepat sasaran, kecepatan layanan. Lewat kegiatan executive frontline, pihak manajemen BPJS kesehatan ingin memastikan seluruh layanan BPJS di manapun berada punya pelayanan prima yang sama.

Tujuan akhirnya, kata Ifan, meningkatkan kepuasan peserta BPJS Kesehatan. Dari pantauannya langsung, secara umum pelayanan di Kantor BPJS Kesehatan Kukar berjalan dengan baik. "Namun kepuasan ini tidak bersifat stagnan, ekspektasi peserta selalu berubah dan bertambah, kita tidak bisa ikut stagnan melayani, tapi harus dinamis dengan terus melihat dinamika kebutuhan masyarakat, kita terus melakukan perbaikan apa kebutuhan riil yang diharapkan masyarakat agar mereka puas," tuturnya. Kepuasan masyarakat itu bersifat dinamis. Bahkan, satu dengan lainnya bisa berbeda keinginan.

Ke depan, ia berharap para duta BPJS Kesehatan makin terpacu untuk memaksimalkan layanan. "Berinteraksi dan melayani langsung peserta JKN-KIS tentu menjadi kesan tersendiri bagi kami. Tugas frontliner sebagai garda terdepan pelayanan peserta JKN-KIS di Kantor BPJS Kesehatan memiliki tantangan tersendiri," ucapnya. Saat ini program JKN-KIS telah menjadi program jaminan kesehatan terbesar di dunia, jika melihat jumlah kepesertaannya yang telah melampaui 198,8 juta. Jumlah ini dipastikan akan terus bertambah hingga tercapai cita-cita Universal Health Coverage (UHC) atau Cakupan Kesehatan Semesta sehingga nantinya seluruh penduduk Indonesia akan terlindungi oleh JKN-KIS yang berkualitas dan berkesinambungan. (*)

Penulis: Rahmad Taufik
Editor: Fransina Luhukay
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help