Pilkada PPU

Paslon AGM-Hamdam Menang di 3 Kecamatan

Pasangan calon bupati dan wakil bupati Abdul Gafur Mas'ud (AGM)-Hamdam berhasil memenangkan suara di 3 kecamatan.

Paslon AGM-Hamdam Menang di 3 Kecamatan
TRIBUN KALTIM/SAMIR
Saksi AGM-Hamdam, Syahruddin M Noor saat menerima salinan hasil pleno rekapitulasi suara pilbup, Rabu (14/7/2018). 

Laporan wartawan Tribunkaltim.Co, Samir Paturusi

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Pasangan calon bupati dan wakil bupati Abdul Gafur Mas'ud (AGM)-Hamdam berhasil memenangkan suara di tiga kecamatan dalam perolehan suara dalam Pilkada Penajam Paser Utara (PPU), sementara pasangan Andi Harahap-Fadly Imawan hanya menguasai Kecamatan Sepaku, sementara pasangan Mustaqim MZ-Sofyan Nur kalah di empat kecamatan.

Dalam rapat pleno rekapitulasi suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati yang digelar KPUD, Rabu (4/7/2018), AGM-Hamdam berhasil meraih suara 37.445 atau 45,38 persen, sementara paslon Andi Harahap-Fadly Imawan dengan 31.860 atau 38.61 persen, sedangkan Mustaqim-Sofyan Nur hanya meraih suara 13.202 atau 16 persen.

Baca: Di Kutim, Pasangan Jaang-Awang Ferdian Unggul

Paslon AGM-Hamdam berhasil meraih di Kecamatan Penajam dengan 19.315, Babulu 7.540 dan Waru 4.724 suara, sementara di Sepaku paslon ini kalah dari Andi Harahap karena hanya meraih 5.866.

Untuk paslon Andi-Fadly, di Kecamatan Penajam meraih 14.637 suara, kemudian Sepaku dengan 7.933 suara, Waru 2.536 suara serta Babulu 6.754 suara, dan secara keseluhan meraih 31.860 atau 38,61 persen.

Untuk paslon Mustaqim-Sofyan Nur, dari empat kecamatan tak satupun yang unggul karena di Kecamatan Penajam hanya meraih 5.270, Sepaku 3.746, Babulu 2.446 serta Waru 1.740 suara dengan total 13.202 suara atau hanya 16 persen.

Baca: 96 Toilet di Pantai Manggar Segarasari Dibongkar, Begini Alasannya

Sementara jumlah pemilih yang memberikan hak suara hanya 85.046 orang dari jumlah pemilih 121. 561 atau hanya 70,68 persen, sedangkan sisanya Golput.

Sementara dalam rapat pleno ini saksi paslon Mustaqim-Sofyan Nur tidak hadir, sedangkan saksi Andi-Fadly menolak tanda tangan hasil rekapitulasi suara.

Rapat pleno ini juga disaksikan Sekda Tohar, Kapolres AKBP Sabil Umar, Wakapolres Kompol Nina Ike Herawati.

Meski mendapat pengamanan dari Polres termasuk memasang kawat berduri, namun tidak aksi massa yang menolak rapat pleno rekapitulasi suara ini.

Baca: PPK Karangan Sempat Kehilangan Kunci Kotak Suara

Halaman
12
Penulis: Samir
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved