Pilgub Kaltim 2018

Rekapitulasi Suara di Balikpapan Dijaga Polisi Bersenjata

Kekuatan pengamanan yang dikerahkan bertujuan mengantisipasi ancaman teror dari pihak yang berupaya menggagalkan tahapan pemilu.

Rekapitulasi Suara di Balikpapan Dijaga Polisi Bersenjata
TRIBUN KALTIM/MUHAMMAD FACHRI RAMADHANI
Aparat bersenjata lengkap mengawalnya jalannya Rapat Pleno Terbuka KPU di Hotel Novotel Balikpapan, Rabu (4/7/2018) dalam rangka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pilgub Kaltim di kota Balikpapan. 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Muhammad Fachri Ramadhani

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Tak mau kecolongan kepolisian mengerahkan kekuatannya mengawal jalannya Rapat Pleno Terbuka KPU Balikpapan, Rabu (4/7/2018) di Hotel Novotel.

Kapolres Balikpapan AKBP Wiwin Fitra menyebut 200 personel kepolisian Balikpapan dibackup Brimob Polda Kaltim menjaga tahapan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara dalam Pilgub Kaltim 2018 di tingkat kota Balikpapan.

"Sebanyak 200 personel. Bersenjata lengkap berjaga di area masuk hotel," ujarnya.

Baca: Khairul-Effendi Djuprianto Unggul 28.208 Suara Hasil Rekapitulasi Suara KPU

Kekuatan pengamanan yang dikerahkan bertujuan mengantisipasi ancaman teror dari pihak yang berupaya menggagalkan tahapan pemilu di Balikpapan.

"Seperti sabotase. Kemungkinan ada pihak yang tidak puas dari hasil rekapitulasi dengan mendatangkan massa," ujarnya.

Dari amatan pihaknya sejauh ini, secara umum kondisi Balikpapan masih kondusif.

Belum ada laporan pelanggaran atau kecurangan dari Panwaslu Balikpapan.

"Belum ada laporan ke kami," tuturnya.

Baca: Cuplikan Kilas Balik Laga Uruguay vs Perancis di Piala Dunia

Wiwin mengimbau agar masing-masing tim pemenangan menjunjung tinggi keamanan dan kondusifitas daerah.

"Kemarin, kan, sudah digelar Pilkada Damai. Sudah semestinya mereka siap menang dan siap kalah," ungkapnya. (*)

Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help