Dinilai Semrawut, Pelindo Segera Benahi Pelabuhan Samarinda

Pasalnya, sistem bongkar muat barang dan penumpang di pelabuhan dinilai semrawut dan tidak berjalan sesuai dengan aturan yang ada.

Dinilai Semrawut, Pelindo Segera Benahi Pelabuhan Samarinda
TRIBUN KALTIM/CHRISTOPER DESMAWANGGA
Penumpang turun dari KM Prince Soya dari Parepare, Sulawesi Selatan pada arus balik lebaran tahun ini, Kamis (21/6/2018). 

Laporan wartawan tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - PT Pelindo IV bersama Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Klas II Samarinda segera membenahi sistem bongkar muat barang serta penumpang di Pelabuhan Samarinda, Jalan Yos Sudarso.

Hal itu didasari dari hasil evaluasi yang dilakukan pihak terkait, terlebih berkaca saat arus mudik dan balik pada lebaran tahun ini.

Pasalnya, sistem bongkar muat barang dan penumpang di pelabuhan dinilai semrawut dan tidak berjalan sesuai dengan aturan yang ada.

"Hasil rapat kita, memang Pelabuhan Samarinda ini cukup semrawut, terutama saat naik dan turunnya penumpang. Banyak penumpang yang sudah naik kapal sebelum hari keberangkatan, ini akan kita tata dan tertibkan, karena ini kaitannya dengan keselamatan berlayar," ucap GM Pelindo IV, Suherman, Kamis (5/7/2018).

Baca: Sempat Beroperasi Kembali, Ini Keheranan Pengamat Hukum Unmul

Dia menjelaskan, masalah lainnya yakni terkait dengan manifest penumpang yang dilaporkan, pasalnya pihaknya mendapati adanya dugaan manipulasi data manifest penumpang.

Selain itu, sterilisasi di dermaga juga akan dilakukan pihaknya guna membuat pelabuhan aman dan tertib.

Pasalnya selama ini pihaknya banyak mendapati warga yang tidak berkepentingan berada di dermaga, dekat dengan kapal yang sandar.

Baca: Menang dari Persiba, Pelatih PSS Sleman Ungkapkan Strateginya

"Di dermaga juga akan kita lakukan sterilisasi, karena seharusnya yang ada di dermaga itu hanya petugas saja, dan pedagang asongan pun tidak boleh, tapi pelan pelan kita benahi, karena ini kaitanya dengan hajat hidup orang," ungkapnya.

"Dan, yang bisa masuk dan naik ke kapal ya yang punya tiket saja, keluarga pengantar tidak boleh sampai ke atas," tambahnya. (*)

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved