Pemprov Kaltara Terapkan Transaksi Non-Tunai Sejak Tahun Lalu, Cegah Tuduhan 'Macam-macam'

"Tahun lalu sudah ada 3 sampai 5 OPD yang melaksanakan itu. Tahun ini sudah 100 persen OPD," kata Irianto saat disua Tribun, Kamis (5/7/2018).

Pemprov Kaltara Terapkan Transaksi Non-Tunai Sejak Tahun Lalu, Cegah Tuduhan 'Macam-macam'
TRIBUN KALTIM/MUHAMMAD ARFAN
Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie. 

Laporan wartawan Tribun Kaltim Muhammad Arfan

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Pemprov Kalimantan Utara mengklaim seluruh bentuk transaksi pemerintahan di lingkungan sudah dilakukan secana non-tunai.

Transaksi non-tunai itu sudah diterapkan beberapa organisasi perangkat daerah sejak tahun 2017 lalu, meski secara resmi pemerintah mewajibkan transaksi non-tunai itu diberlakukan 1 Januari 2018.

"Tahun lalu sudah ada 3 sampai 5 OPD yang melaksanakan itu. Tahun ini sudah 100 persen OPD," kata Irianto saat disua Tribun, Kamis (5/7/2018).

Irianto mengatakan, banyak manfaat yang diperoleh atas penerapan transaksi non-tunai ini.

Transaksi ini mengusung keamanan yang baik.

Baca: Hujan Lebat, 3 Tiang Listrik Roboh di Jalan Poros Sangatta-Rantau Pulung

"Uang itu langsung masuk ke rekening, mengurangi risiko, juga mencegah ada tuduhan macam-macam kepada bendahara. Kalau uang itu dibawa, tentu bendahaa kas jadi susah," katanya.

Selain itu, tidak perlu lagi ada persediaan kas.

"Langsung ditransfer dari rekening daerah ke rekening bank bersangkutan. Jadi lebih efisien," sebutnya.

Penerapan itu juga sebagai bentuk pencegahan KKN. Uang yang diterima oleh pejabat tercatat semua dan dapat dipertanggungjawabkan.

Baca: Pemenuhan DMO Batu Bara 25 Persen Merugikan Kalimantan Utara?

"Apakah itu gaji, uang honor, itu tercatat semua," katanya.

Irianto menyatakan, walau masih mengalami keterbatasan infrastruktur, Kalimantan Utara sudah menerapkan sistem transaksi non-tunai secara baik sebelum tenggat waktu maksimal yang dipatok pemerintah, 1 Januari 2018. (*)

Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved