Pilgub Kaltim 2018

Tahapan Pilkada Hampir Selesai, Satgas Money Politic Polresta Samarinda Belum Dapat Laporan

Satgas Money Politic Polresta Samarinda hingga saat ini belum menemukan maupun mendapati laporan tentang praktik money politic.

Tahapan Pilkada Hampir Selesai, Satgas Money Politic Polresta Samarinda Belum Dapat Laporan
TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HARDI PRASETYO
Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Vendra Riviyanto (tengah). 

Laporan wartawan tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Satgas Money Politic Polresta Samarinda hingga saat ini belum menemukan maupun mendapati laporan tentang praktik money politic selama tahapan Pilgub Kaltim 2018.

Bahkan, hingga masa berakhirnya tahapan Pilgub Kaltim 2018, kepolisian belum menemukan maupun mendapati laporan adanya praktik money politic, kendati indikasi terjadinya praktik tersebut marak berembus di masyarakat.

"Belum ada laporan, termasuk temuan, belum ada juga laporan dari Bawaslu, karena kita selalu berkoordinasi dengan Bawaslu terkait praktik money politic," ucap Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Vendra Riviyanto, Kamis (5/7/2018).

Baca: Maluang dan Tanjung Redeb Wakili Berau di Tingkat Provinsi

Ditanya mengenai pernyataan gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak yang mengatakan adanya praktik money politic pada Pilgub Kaltim 2018, pihaknya mengaku tetap akan melakukan koordinasi dengan Bawaslu guna menindaklanjuti pernyataan gubernur Kaltim tersebut.

"Itu pasti ditindaklanjuti, tentu kita akan koordinasi dengan Bawaslu, dan besok (6/7/2018) Bawaslu akan memanggil gubernur, terkait dengan pernyataannya itu," tuturnya.

Baca: Kepala Dishut Kaltim Minta RM Tahu Sumedang Ditutup Kembali

Kendati demikian, secara keseluruhan proses tahapan Pilgub Kaltim 2018 di Samarinda, berlangsung dengan lancar dan aman.

"Hingga saat ini kondusif, masyarakat beraktivitas seperti biasa, kita harap sampai selesai tahapan Pilgub, dan penatapan nanti, semua berjalan dengan aman," tutupnya. (*)

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help