Korem 091 Aji Surya Natakesuma

Danrem 091/ASN Beri 3 Tugas Utama ke Dandim PPU Baru

Dia menilai, kondisi dan situasi wilayah Kodim 0913/PPU yang relatif kondusif, serta aman hingga saat ini, adalah cermin.

Danrem 091/ASN Beri 3 Tugas Utama ke Dandim PPU Baru
HO/Penerangan Korem 091/ASN
Danrem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN) Brigjen TNI Irham Waroihan, bertindak sebagai inspektur upacara pada serah terima jabatan (Sertijab) Dandim 0913/Penajam Paser Utara (PPU) dari Letkol Czi Dwi Imam Subagiyo, kepada Letkol Inf Mahmud di Hall Makorem, jalan Gajah Mada, Jumat (6/7/2018). 

Laporan wartawan tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Danrem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN) Brigjen TNI Irham Waroihan, bertindak sebagai inspektur upacara pada serah terima jabatan (Sertijab) Dandim 0913/Penajam Paser Utara (PPU) dari Letkol Czi Dwi Imam Subagiyo, kepada Letkol Inf Mahmud di Hall Makorem, jalan Gajah Mada, Jumat (6/7/2018).

”Serah terima jabatan maupun alih jabatan di lingkungan TNI AD seperti yang kita laksanakan sekarang ini, pada dasarnya merupakan bagian dari upaya pimpinan TNI AD khususnya jajaran Kodam VI/Mulawarman (Mlw) untuk meningkatkan kualitas pembinaan satuan, pemantapan manajemen organisasi serta pembinaan karier personel agar dapat mengembangkan profesionalisme dan mampu melaksanakan tugas kewilayahan," ucap Danrem 091/ASN, Brigjen TNI Irham Waroihan, Jumat (6/7/2018).

Dia menilai, kondisi dan situasi wilayah Kodim 0913/PPU yang relatif kondusif, serta aman hingga saat ini, adalah cermin dari kinerja satuan yang mampu bersinergi dengan semua instansi terkait.

Baca: Jenguk Imdaad Hamid yang Terbaring Sakit, Begini Canda Isran Noor

Hal tersebut dapat dibuktikan dengan terlaksananya berbagai kegiatan yang bersifat program maupun non program.

“Hal tersebut dapat dibuktikan dengan terlaksananya berbagai kegiatan yang bersifat program maupun non program, sehinggga dapat saya nilai satuan telah bekerja dengan baik," ungkapnya.

Danrem juga menekanan kepada Dandim baru agar memperhatikan beberapa hal seperti ancaman terorisme, sebagai salah satu wujud ancaman nyata terhadap keutuhan wilayah.

Ancaman tersebut bersifat laten, dinamis, dapat muncul secara tidak terprediksi, mendadak dan berpengaruh secara langsung terhadap stabilitas nasional.

Baca: Nasi Tutug, Citarasa Pedas Plus Ikan Asin Khas Kuliner Jawa Barat yang Nikmat Banget

Lalu penyalahgunaan narkoba, dimana narkoba merupakan ancaman yang nyata bagi ketahanan bangsa, karena sudah masuk pada seluruh tingkat kehidupan sosial.

"Untuk itu saya perintahkan kepada pejabat Dandim baru agar memerangi secara serius permasalahan narkoba, lakukan tindakan pencegahan secara internal dan eksternal di satuan, serta lakukan koordinasi intensif dengan Polri dan BNN dalam penanggulangannya,”ujarnya.

Menurut Danrem, keanekaragaman suku di wilayah Kaltim juga berpotensi terjadinya konflik Sara, untuk itu kepada pejabat Dandim, agar melakukan pendekatan secara persuasif, mengadakan kegiatan sosial yang melibatkan seluruh komponen masyarakat, sehingga terciptanya iklim yang kondusif, aman dan damai.

Selanjutnya Letkol Czi Dwi Imam Subagiyo, mendapat jabatan baru sebagai Waas Ren (Wakil Asisten Perencanaan) Kodam VI/Mlw sedangkan Letkol Inf Mahmud sebelumnya menjabat Danyon 623/Bhakti Wira Utama. (*)

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help