Indonesia Produksi Mobil Pedesaan secara Massal Mulai Agustus 2018

Menteri Perindustrian Republik Indonesia Airlangga Hartarto, mengunjungi pabrik perakitan Alat Mekanisme Multiguna Pedesaan( AMMDes).

Indonesia Produksi Mobil Pedesaan secara Massal  Mulai Agustus 2018
istimewa/kompas.com
Airlangga Hartarto kunjungi pabrik spart part mobil. 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Menteri Perindustrian Republik Indonesia Airlangga Hartarto, mengunjungi pabrik perakitan Alat Mekanisme Multiguna Pedesaan ( AMMDes), Kamis (5/7/2018).

Dia berharap mobil perdesaan itu bisa diproduksi massal pada Agustus tahun ini.

Berdasarkan keterangan resmi yang dikiri oleh Astra Otoparts, Jumat (6/7/2018), Airlangga berpesan agar AMMDes mengoptimalkan tingkat kandungan komponen dalam negeri.

"Saat ini, industri dalam negeri telah mempu memproduksi 185 jenis komponen atau 70 persen dari seluruh komponen yang dipakai di AMMDes," kata Airlangga.

Airlangga Hartarto kunjungi pabrik spart part mobil.
Airlangga Hartarto kunjungi pabrik spart part mobil. (istimewa/kompas.com)

Baca: VIDEO- Gara-gara Mobil Teralang, Perwira Polisi Ngamuk Pukuli 7 Penjaga Pakai Helm Besi

Baca: Arab Saudi Izinkan Kaum Perempuan Menyetir Mobil, Wanita Ini Langsung Jajal Mobil F1

Baca: Ditinggal di Dashboard Mobil Pikap, Uang Ratusan Juta Rupiah Hasil Berdagang Raib

Perkembangan produksi, sekarang sudah masuk dalam tahap finalisasi prototipe dan setelah selesai langsung diuji coba, sebelum masuk perakitan massal.

Kehadiran Airlangga disambut oleh direksi dari Astra Otoparts seperti, Presiden Direktur PT Astra Otoparts Tbk Hamdhani Dzulkarnaen.

Keduanya juga saling berbincang usai melakukan kunjungan pabrik. Komponen Mobil Perdesaan atau AMMDes. Komponen Mobil Perdesaan atau AMMDes.

SERAHKAN KUNCI - Presiden Direktur Toyota Motor Manufacturing Indonesia Warih Andang Tjahjono (tengah) didampingi Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor Yoshihiro Nakata (kiri) menyerahkan kunci mobil kepada Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di Kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta Selatan, Rabu (4/7). Toyota menyerahkan 6 unit Toyota Prius Plug-in Hybrid Electric Vehicle kepada Kementerian Perindustrian dan 6 perguruan tinggi negeri untuk bersama melakukan riset dan studi tentang pentahapan teknologi mobil listrik.
SERAHKAN KUNCI - Presiden Direktur Toyota Motor Manufacturing Indonesia Warih Andang Tjahjono (tengah) didampingi Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor Yoshihiro Nakata (kiri) menyerahkan kunci mobil kepada Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di Kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta Selatan, Rabu (4/7). Toyota menyerahkan 6 unit Toyota Prius Plug-in Hybrid Electric Vehicle kepada Kementerian Perindustrian dan 6 perguruan tinggi negeri untuk bersama melakukan riset dan studi tentang pentahapan teknologi mobil listrik. (Warta Kota/Alex Suban)

Baca: Kemenperin Gandeng Toyota Riset Mobil Listrik

Baca: Sindikat Maling Sikat Tiga Mobil Mewah Rp 4,3 Miliar dengan Modus Tabrak Garasi

Baca: Gubernur Aceh Irwandi Yusuf Tiba di Gedung KPK, Tebar Senyum saat Keluar dari Mobil Tahanan

Selain itu dihadiri juga oleh Presiden Direktur PT Kiat Mahesa Wintor Indonesia (KMWI) Reiza Treistanto, Direktur PT Astra International Tbk Gidion Hasan, dan Wakil Presiden Komisaris PT Kiat Mahesa Wintor Indonesia (KMWI) Agus Baskoro.

Airlangga juga pernah mengatakan, selain bakal berdampak positif untuk ekonomi perdesaan, AMMDes akan membuka peluang untuk industri nasional menguasai riset dan pengembangan pada bagian rancang bangun dan desain otomotif.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mobil Perdesaan Mulai Diproduksi Agustus 2018", https://otomotif.kompas.com/read/2018/07/06/072400915/mobil-perdesaan-mulai-diproduksi-agustus-2018.
Penulis : Aditya Maulana
Editor : Azwar Ferdian

Editor: Priyo Suwarno
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help