Kelola PLTS, BUMDes Muara Enggelam Raih Pendapatan Rp 600 Juta

Desa Muara Enggelam, salah satu desa pelosok di Hulu Mahakam, Kukar masuk dalam Top 99 Sistem Informasi Inovasi Pelayanan Publik

Kelola PLTS, BUMDes Muara Enggelam Raih Pendapatan Rp 600 Juta
TRIBUN KALTIM / RAHMAD TAUFIK
Panel PLTS yang dipasang di desa Muara Enggelam Kukar, Kaltim

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Desa Muara Enggelam, salah satu desa pelosok di Hulu Mahakam, Kukar masuk dalam Top 99 Sistem Informasi Inovasi Pelayanan Publik (SiNovik) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).

Keberhasilan BUMDes Muara Enggelam mengelola Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) komunal menjadikan desa yang sebagian warganya tinggal di rumah rakit ini patut diperhitungkan di tingkat nasional terkait pelayanan publik.

Kades Muara Enggelam Juhar mengemukakan, pihaknya diundang khusus ke Jakarta mengikuti pengumuman Top 40 SiNovik, Kamis (19/7) depan.

Baca: Cilok 86 Kian Tenar, Bripka Toni Purwanto Tak Menyangka Usaha Sampingannya Laris

"Plt Bupati, Camat, Kades dan Ketua BUMDes bakal diundang ke Jakarta. Semoga kami lolos ke Top 40," kata Juhar, Selasa (10/7).

Sejak didirikan 2015 lalu, pendapatan BUMDes sudah mencapai Rp 600 juta, sehingga BUMDes Muara Enggelam terus berkembang dengan unit usaha lainnya. Adanya unit usaha ini ikut meningkatkan perekonomian warga yang mayoritas sebagai nelayan.

"Rencananya, tahun ini kapasitas PLTS akan ditingkatkan sebesar 15 kWp untuk menghasilkan daya 750-900 watt. Sedangkan kapasitas yang ada sekarang hanya 30 kWp sehingga warga belum bisa menyalakan kulkas dan mesin cuci," ujarnya.

Peningkatan kapasitas PLTS membutuhkan dana Rp 600 juta yang dianggarkan lewat Dana Desa dari pusat dan penyertaan modal BUMDes.

Baca: Penduduk Desa Terperanjat Ada Pesawat Jet di Tengah Ladang Berlumpur, Pemilih Lahan Angkat Bicara

"Kami sisihkan dari pendapatan BUMDes Rp 300 juta untuk peningkatan kapasitas PLTS dan Dana Desa senilai Rp 300 juta. Kami prioritaskan dana desa tahap kedua untuk peningkatan kapasitas PLTS," kata Juhar.

Ketua BUMDes Muara Enggelam, Ramsyah mengatakan, penghasilan dari PLTS ini sekitar Rp 16 juta-Rp 20 juta/bulan atau setahun Rp 200 juta. Keberhasilan BUMDes dalam mengelola PLTS di Muara Enggelam menjadi role model untuk seluruh desa se-Indonesia.

Baca: Jelang Laga Inggris vs Kroasia, Tekad Dejan Matikan Kane

Ia kerap diundang pemerintah untuk memaparkan keberhasilannya dalam mengelola PLTS komunal hingga menghasilkan keuntungan hingga ratusan juta per tahun. (*)

Penulis: Rahmad Taufik
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved