Komisi IV DPRD Kaltara Dapat Keluhan Soal PPDB di Daerah

Ia meyakini jumlah calon peserta didik baru yang belum tertampung di SMA/SMK masih cukup banyak

Komisi IV DPRD Kaltara Dapat Keluhan Soal PPDB di Daerah
Tribun Kaltim/M Arfan
Suasana rapat dengar pendapat antara Komisi IV DPRD Kalimantan Utara dengan jajaran Dinas Pendidikan Kalimantan Utara, Selasa (10/7/2018) di ruang komisi IV. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Belum usai proses Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pasca tahapan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kalimantan Utara, timbul sejumlah masalah.

Ketua Komisi IV DPRD Kalimantan Utara Asnawi Arbain kepada Tribun menyatakan dirinya mendapatkan laporan masih banyak anak SMP yang tidak tertampung di sekolah SMA/SMK.

"Di sekitar SMA 2 Tarakan misalnya, ada 27 siswa yang tidak tertampung. Barusan juga Pak Walikota terpilih nelpon," kata Asnawi disua Tribun usai melaksanakan rapat dengar pendapat dengan Dinas Pendidikan Kalimantan Utara, Selasa (10/7/2018).

Baca: Banyak Aduan Soal PPDB, DPRD Balikpapan Akan Bentuk Pansus

Ia meyakini jumlah calon peserta didik baru yang belum tertampung di SMA/SMK masih cukup banyak. Ia belum mengetahui persis apakah siswa yang belum tertampung itu sudah mendaftar di sekolah swasta atau belum.

"Ini yang mau kami konfirmasi lagi. Besok kami ke Tarakan selama dua hari ke depan untuk menari akar masalah dan bagaimana penyelesaiannya. Termasuk kemugkinan kami turun juga di Nunukan. Kalau di Bulungan, relatif lancar, tidak ada masalah," katanya.

Informasi yang dia dapatkan, ada sekitar 750 siswa di Kota Tarakan yang belum tertampung.

"PPDB ini kan tiap tahun. Masa kita belum bisa benahi titik-titik mana yang perlu perbaikan," katanya.

Baca: Banyak Sampah di Sungai Belum Tertangani, Ini Upaya yang Dilakukan DLHK Berau

Sebetulnya kata dia catatan lulusan SMP yang akan naik jenjang pendidikan sudah bisa dihitung kemungkinan bakal lanjut jenjang pendidikan ke mana.

"Apakah ia ke SMA, SMK, Pesantren, atau ke Madrasah. Sebetulnya itu bisa dihitung. Sebetulnya di Tarakan itu ada 13 sekolah swasta. Itu yang mestinya menyerap sekitar 750an siswa yang sampai saat ini belum dapat sekolah. Begitu juga dengan daerah lainnya," ujarnya.

Dinas Pendidikan Kalimantan Utara mencatat, ada 4.975 lulusan SMP yang sudah tertampung di SMA Negeri di provinsi muda ini dari total lulusan SMP sebanyak 10.730 orang. Sedang peserta didik baru di SMK tertampung sebanyak 2.872 siswa.

Total peserta didik baru yang tertampung dari kabupaten/kota beserta jalur pendaftarannya mencapai 8.279 dari total lulusan SMP sebanyak 10.730.

Baca: Sempat Mangkir Hampir Setahun, Ini Sanksi Bakal Diterima Mantan Kabid Baperlitbang PPU

"Ada 2.883 yang tidak tertampung di SMA/SMK Negeri. Artinya siswa tersebut diharapkan tertampung di sekolah swasta," kata Amat, Kepala Bidang Pembinaan SMK Dinas Pendidikan Kalimantan Utara kepada Tribun.

Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help